Sabtu, 21 Januari 2017 - Pukul 01:06

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan
OLEH: Heri

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan

Berawal dari keprihatinan banyaknya anak yang tidak bisa membaca, menulis dan menghitung (Calistung)  di sekitar tempat tinggalnya, menginspirasi Rani Yuliani untuk mendirikan…

>> more

healthy life

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Nyamuk tercatat sebagai salah satu hewan paling mematikan di dunia dengan jumlah korban melayang hingga 2 juta jiwa per tahun.

>> more

retro

Antisipasi Serangan Hama, Petani Lakukan Penyemprotan Pestisida

Oleh: Apip Samlawi - Jumat 11 Nopember 2016 | 22:00 WIB

Antisipasi Serangan Hama, Petani Lakukan Penyemprotan Pestisida

Foto: BC/Apip Samlawi

BERITACIANJUR.COM - Para petani di Kampung Rawabango, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur merugi, lantaran tanaman padinya terserang hama penggerek batang beberapa waktu lalu.

 

Kali ini, untuk langkah antisipasi dilakukan melalui penyemprotan dengan menggunakan pestisida.


Sedikitnya 2 hektare tanaman padi yang baru berusia 60 hari Setelah Tanam milik para petani terserang hama penggerek batang, hingga tanaman padinya banyak yang mati. Akhirnya untuk pencegahan dilakukan dengan menyemprot tanaman bekerjasama dengan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman ( POPT) Kecamatan Ciranjang, dan Balai Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPBTPH) Kecamatan Ciranjang.


Ketua Gapoktan Lima Sekawan, Desa Mekargalih, A Saepudin menyebutkan, setelah menerima laporan petani bahwa seluas 2 hektare terserang hama penggerek batang. Pihaknya merespon dengan cepat mengontak POPT dan Balai tujuannya untuk gerakan penyemprotan langsung, tiada lain untuk membasmi hama penggerek batang.


“Dengan dilaksanakannya OPT penggerek batang, semoga saja hama penggerek batang  hilang dengan cepat, juga tidak menjalar pada tanaman padi lainnya dan diharapkan pula hasil panennya nanti melimpah ruah,” ucapnya.


Sementara itu, petugas POPT Kecamatan Ciranjang, Adam Daniel menegaskan, dilaksanakannya OPT penggerek batang di lahan sawah milik para petani itu, setelah diawasi terlebih dahulu.
Sebelum dilaksanakan penyemprotan, pihaknya terlebih dahulu melaksanakan penyuluhan kepada para petani yang ada, karena untuk mengendalikan hama penggerek batang seharusnya dilakukan sejak tanaman padi berada pada persemaian.


“Karena sekarang sudah terlanjur usia tanaman padi sudah berumur 60 HST, maka dilakukan penyemprotan dengan Pestisida. Semoga saja semua itu, bisa dikendalikan dengan baik dan semoga pula tidak menjalar pada tanaman padi lainnya yang sekarang sudah dianggap bagus dan mulus,” ucapnya. (ree)

Komentar