Minggu, 19 Pebruari 2017 - Pukul 23:31

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal
OLEH: Heri Febriyanto

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal

Mulai lunturnya kecintaan dan minat generasi muda terhadap budaya tradisional lokal, menjadi perhatian serius bagi Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Acep Haryadi. Sebagai…

>> more

healthy life

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung dan stroke. Biaya pengobatan kanker yang dirasakan sangat mahal dituding sebagai salah satu faktor yang turut memperburuk…

>> more

retro

Kader PKK Melati Kembangkan Usaha Keripik Wortel

Oleh: Zenal Mustari - Selasa 15 Nopember 2016 | 12:28 WIB

Kader PKK Melati Kembangkan Usaha Keripik Wortel

Foto: BC/Zenal Mustari

BERITACIANJUR.COM - Sejumlah kader PKK Melati, Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya berhasil memproduksi kripik yang berbahan baku wortel. Kemampuan itu didapat para kader dari program pelatihan yang pernah diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Cianjur.


Iis Amalia (42), seorang kader PKK Melati, mengatakan, keterampilan yang didapatnya itu merupakan suatu keuntungan yang dimilikinya, sehingga dapat terus dikembangkan untuk membantu perekonomian keluarganya.


Iis menjelaskan, hingga saat ini tak hanya mengembangkan usaha di pemubatan kripikk berbahan wortel saja. Namun, kader PKK melati juga memproduksi jenis makanan berbahan kulit jeruk atau yang lebih dikenal kalua.


"Biasanya prosuksi berbagai makanan ringan dari bahan tersebut semua di dapat dari hasil pelatihan. Hasilnya dapat kami rasakan hinga sekarang, bahkan pada waktu itu, tim penilai P2WKSS dari Provinsi Jawa Barat bilang kalau usaha ini perlu terus berjalan hingga berkembang," jelas Iis, kepada "BC", Minggu (13/11/2016). (pur)

Komentar