Minggu, 22 Januari 2017 - Pukul 17:06

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan
OLEH: Heri

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan

Berawal dari keprihatinan banyaknya anak yang tidak bisa membaca, menulis dan menghitung (Calistung)  di sekitar tempat tinggalnya, menginspirasi Rani Yuliani untuk mendirikan…

>> more

healthy life

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Nyamuk tercatat sebagai salah satu hewan paling mematikan di dunia dengan jumlah korban melayang hingga 2 juta jiwa per tahun.

>> more

edukasi

SMP Negeri 1 Campaka, Gelar Lomba Tujuh Pilar Budaya ​

Oleh: Zenal Mustari - Selasa 20 Desember 2016 | 18:00 WIB

SMP Negeri 1 Campaka, Gelar Lomba Tujuh Pilar Budaya ​

BC/Zenal Mustari

BERITACIANJUR.COM - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Campaka mengelar berbagai lomba dengan menampilkan tujuh pilar budaya seperti, maos, mamaos, mempo, tatanen, tanginas, someah dan sauyunan.

 

Kepala SMPN 1 Campaka, Jaimin, mengatakan, lomba yang dilakukan itu untuk meningkatkan sikap profesional yang baik, guru juga siswa dalam menjalankan tugas dan fungsinya dibidang itu, terlebih lebih dalam menjalankan progaram bupati.

 

“Yang pasti siswa diajak untuk memiliki sikap patriotisme yang ditandai dengan kegiatan kebersihan dalam menata ruang belajar, dengan nuasa semisal dihari kemerdekaan agar merah dan putih terus tertanam dalam diri para siswa juga guru di sekolah ini," kata Jaimin, kepada "BC", Senin (19/12/2016) kemarin. 

 

Menurut Jaimin, sikap patriotisme harus di bangun sejak dini kepada para siswa, agar siswa mencintai negeri ini. “Yang pasti, kalau semua guru maupun siswa ini selalu diajak untuk tetap bisa mempercantik kelas, agar di lingkungan sekolah tetap indah, bersih dan nyaman hingga saat melaksanakan aktivitas belajar mengajar serasa nyaman," ucapnya.

 

Sementara itu, salah seorang guru bagian urusan kesiswaan, Devi Firmansyah, menambahkan, lomba kebersihan dan keindahan kelas serta lomba cerdas cermat dan lomba pentas seni dilakukan kepada para siswa sebagai sebagai penerapan dari ke tujuh pilar budaya yang diantaranya tanginas (rajin berangkat pagi, red).

 

“Kita ajak semua siswa untuk seantisa bisa tanginas dalam mejaga seni disebuah lingkungan sekolah, kita juga lebih menitik beratkan kepada kepada sikap siswa dalam hal membela negara melalui lomba maenpo," ujar Devi.

 

Dikatakannya, kalau diakhir kegitan nanti, pihak sekolah akan memberikan bonus khusus, seperti uang pembinaan disamping itu, guna lebih memicu semangat. “Yang pasti kalau dari hasil kerja keras lewat lomba ini, kita akan pajang pada papan mading yang ada di kelas. Hal ini untuk meningkatkan semangat dari semua siswa," ucapnya. (gap)

Komentar