Minggu, 19 Pebruari 2017 - Pukul 23:29

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal
OLEH: Heri Febriyanto

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal

Mulai lunturnya kecintaan dan minat generasi muda terhadap budaya tradisional lokal, menjadi perhatian serius bagi Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Acep Haryadi. Sebagai…

>> more

healthy life

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung dan stroke. Biaya pengobatan kanker yang dirasakan sangat mahal dituding sebagai salah satu faktor yang turut memperburuk…

>> more

edukasi

SMP Negeri 1 Campaka, Gelar Lomba Tujuh Pilar Budaya ​

Oleh: Zenal Mustari - Selasa 20 Desember 2016 | 18:00 WIB

SMP Negeri 1 Campaka, Gelar Lomba Tujuh Pilar Budaya ​

BC/Zenal Mustari

BERITACIANJUR.COM - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Campaka mengelar berbagai lomba dengan menampilkan tujuh pilar budaya seperti, maos, mamaos, mempo, tatanen, tanginas, someah dan sauyunan.

 

Kepala SMPN 1 Campaka, Jaimin, mengatakan, lomba yang dilakukan itu untuk meningkatkan sikap profesional yang baik, guru juga siswa dalam menjalankan tugas dan fungsinya dibidang itu, terlebih lebih dalam menjalankan progaram bupati.

 

“Yang pasti siswa diajak untuk memiliki sikap patriotisme yang ditandai dengan kegiatan kebersihan dalam menata ruang belajar, dengan nuasa semisal dihari kemerdekaan agar merah dan putih terus tertanam dalam diri para siswa juga guru di sekolah ini," kata Jaimin, kepada "BC", Senin (19/12/2016) kemarin. 

 

Menurut Jaimin, sikap patriotisme harus di bangun sejak dini kepada para siswa, agar siswa mencintai negeri ini. “Yang pasti, kalau semua guru maupun siswa ini selalu diajak untuk tetap bisa mempercantik kelas, agar di lingkungan sekolah tetap indah, bersih dan nyaman hingga saat melaksanakan aktivitas belajar mengajar serasa nyaman," ucapnya.

 

Sementara itu, salah seorang guru bagian urusan kesiswaan, Devi Firmansyah, menambahkan, lomba kebersihan dan keindahan kelas serta lomba cerdas cermat dan lomba pentas seni dilakukan kepada para siswa sebagai sebagai penerapan dari ke tujuh pilar budaya yang diantaranya tanginas (rajin berangkat pagi, red).

 

“Kita ajak semua siswa untuk seantisa bisa tanginas dalam mejaga seni disebuah lingkungan sekolah, kita juga lebih menitik beratkan kepada kepada sikap siswa dalam hal membela negara melalui lomba maenpo," ujar Devi.

 

Dikatakannya, kalau diakhir kegitan nanti, pihak sekolah akan memberikan bonus khusus, seperti uang pembinaan disamping itu, guna lebih memicu semangat. “Yang pasti kalau dari hasil kerja keras lewat lomba ini, kita akan pajang pada papan mading yang ada di kelas. Hal ini untuk meningkatkan semangat dari semua siswa," ucapnya. (gap)

Komentar