Selasa, 17 Januari 2017 - Pukul 13:49

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Tempe, Makanan Sehat yang Semakin Diminati Masyarakat Kanada
OLEH: Rudi Rusmana

Tempe, Makanan Sehat yang Semakin Diminati Masyarakat Kanada

Tempe yang menjadi makanan sehari-hari di Indonesia, kini semakin diminati oleh banyak kalangan di Kanada.

>> more

healthy life

Dampak Media Sosial Terhadap Kejiwaan

Dampak Media Sosial Terhadap Kejiwaan

Salah satu hal yang paling menonjol di abad ke-21 adalah kemajuan media. Peran media dalam menyebarkan informasi sangat penting dan tak bisa dianggap remeh.

>> more

sosialita

Bupati Irvan Tanam Pohon Kelapa di Cihea

Oleh: Apip Samlawi - Minggu 25 Desember 2016 | 18:00 WIB

Bupati Irvan Tanam Pohon Kelapa di Cihea

BC/Apip Samlawi

BERITACIANJUR.COM - Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar secara simbolis menanam pohon kelapa di kawasan Cihea, Kecamatan Cianjur. Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan hari menanam pohon indonesia dan bulan menanam nasional.

 

Dikatakan Bupati Irvan menyebutkan, dalam memperingati hari menanam pohon Indonesia dan Bulan menanam Nasional, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur ikut berperan aktif melaksanakan tanam pohon sebanyak mungkin di lahan kritis, lahan kosong, halaman Kantor, Rumah, Sekolah, Kanan kiri jalan (Kakija), Sempadan Sungai, Danau dan Pinggiran Setu.

 

Ia menambahkan, guna melestarikan alam ini tidak kalah pentingnya menanam pohon kelapa. Lantaran pohon kelapa satu-satunya pohon yang mampu menahan air didalam yang paling banyak.  Apalagi adanya prediksi para ahli bahwa pada beberapa tahun yang akan datang akan terjadi kemarau panjang selama 2 sampai 5 tahun.

 

“Tapi kenapa tidak, seluruh warga Kabupaten Cianjur dari sejak sekarang harus mampu menanam pohon sebanyak-bantaknya dilahan kritis, kosong, haman kantor, rumah, sempadan sungai, setu dan di sepanjang Kakija, utamanya menanam pohon kelapa,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dishutbun Cianjur,  Mamad Nano menjelaskan, gerakan menanam pohon terus digalakan, karena lahan kritis di Kabupaten Cianjur cukup luas. Sekitar  63600 Ha dan kondisi geografis Kabupaten Cianjur sangat bergelombang mulai dari kawasan Puncak sampai dengan ke Cianjur selatan dengan pantai sepanjang 75 Km.

 

“Dengan itu warga Kabupaten Cianjur diwajibkan melaksanakan menanam pohon di setiap lahan kritis, halaman kantor, rumah, sempadan sungai, pinggiran setu dan di sepanjang Kakija. Soalnya,  pohon keras tersebut, khususnya pohon kelapa akan mampu menahan air didalam tanah, hingga nantinya akan terhindar dari terjadinya longsor dan  banjir yang selalu membahayakan keselamatan manusia,” ucapnya. (ree)  

Komentar