Selasa, 17 Januari 2017 - Pukul 13:50

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Tempe, Makanan Sehat yang Semakin Diminati Masyarakat Kanada
OLEH: Rudi Rusmana

Tempe, Makanan Sehat yang Semakin Diminati Masyarakat Kanada

Tempe yang menjadi makanan sehari-hari di Indonesia, kini semakin diminati oleh banyak kalangan di Kanada.

>> more

healthy life

Dampak Media Sosial Terhadap Kejiwaan

Dampak Media Sosial Terhadap Kejiwaan

Salah satu hal yang paling menonjol di abad ke-21 adalah kemajuan media. Peran media dalam menyebarkan informasi sangat penting dan tak bisa dianggap remeh.

>> more

good news

Cianjur Sabet Penghargaan APE dari Wakil Presiden RI

Oleh: Bisri Mustofa - Minggu 25 Desember 2016 | 19:00 WIB

Cianjur Sabet Penghargaan APE dari Wakil Presiden RI

Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman (Kanan) tengah menunggu untuk mendapatkan giliran menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diserahkan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.

Berhasil Membangun Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

 

BERITACIANJUR.COM - Kabupaten Cianjur akhirnya naik peringkat, setelah sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat Madya, pada tahun 2016 ini, ke empat kalinya mendapatkan APE menjadi tingkat Utama.

 

Penghargaan tertinggi yang digarap Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam hal pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tersebut diserahkan oleh wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla kepada Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman di Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis PPKBPPPA) Kabupaten Cianjur, Esih Sukaesih Karo Karo mengatakan, penghargaan APE yang diterima Kabupaten Cianjur tahun 2016 ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh lapisan masyarakat Cianjur dalam berkomitmen membangun penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

 

"Apa yang kita raih saat ini merupakan berkat kerja keras bersama. Kalau sebelumnya kita hanya mendapatkan APE tingkat Madya, pada tahun 2016 ini meningkat menjadi tingkat Utama. Ini salah satu bukti kalau Cianjur memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Esih saat dihubungi Harian Berita Cianjur, Rabu (21/12/2016).

 

Ia mengakui jika dalam pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan saat ini dibawah kendali Pengarusutamaan Gender (PUG) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). "Ketuanya Bappeda, kami selaku sekretarisnya. Ini bukti bahwa tim ini benar-benar bekerja bersama mewujudkan pembangunan sesuai yang direncanakan," paparnya.

 

Diakui Esih, slogan Cianjur Jago memiliki makna tersendiri untuk mendorong lebih terpacu dalam mewujudkan setiap program pembangunan. "Tentu dengan Cianjur Jago saat ini kita harus bisa membuktikan bahwa Cianjur bisa lebih jago dan mempu berbuat lebih baik lagi. Salah satu buktinya kita berhasil meraih APE untuk tingkat Utama," tegas Esih.

 

Sebagaimana diketahui bahwa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) adalah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementria/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya memwujudkan kesetaraan dan keadilan gender melelui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG). 

 

Anugerah Parahita Ekapraya (APE) berarti suatu penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dan menunjukkan kondisi dan kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah.

 

Wakil Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengapresiasi atas diraihnya penghargaan APE untuk yang ke empat kalinya secara berturut-turut. Yang lebih menggembirakan lagi di tahun pertama kepemimpinannya penghargaan APE tersebut naik peringkat dari Madya menjadi Utama. 

 

"Terimakasih kepada seluruh warga Kabupaten Cianjur atas dorongan dan komitmen untuk meraih penghargaan APE dari Wakil Presiden. Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis dapat terwujud lebih cepat," papar Herman saat dihubungi terpisah.

 

Menurut Herman Kabupaten Cianjur dinilai layak mendapatkan APE karena memenuhi sejumlah kreteria yang dipersyaratkan. "Tim penilainya itu tidak hanya dari Kementerian, tapi juga melibatkan tim independen. Mereka melakukan penilaian kepada OPD dan LSM utamanya kepada P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) yang dianggap konsen dalam pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," papar Herman.

 

Herman mengaku jika diraihnya APE tersebut tidak terlepas dengan adanya semangat Cianjur Jago. Meski baru enam bulan pemerintahanya bersama dengan Bupati Irvan Rivano Muchtar, sudah mampu membuktikan diri. "Cianjur dianggap Keluarga Berencana (KB) berhasil, pemberdayaan perempuan melalui PKK, PAUD, Posyandu, Dasawisma. Bahkan untuk kader Posyandu diberikan insentif sehingga berdampak pada penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB)," paparnya.

 

Sementara itu di Jawa Barat ada 12 Kabupaten dan Kota yang meraih penghargaan APE 2016 ini. Di antaranya Cimahi, Depok, Sukabumi, Banjar dan Kota Bekasi. Untuk Kabupaten diraih oleh Kabupaten Bandung Barat, Cirebon, Kuningan, Bogor, Sukabumi, Sumedang dan Kabupaten Cianjur. (bis)

Komentar