Jumat, 26 Mei 2017 - Pukul 01:17

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

good news

Pegawai Kemenag Tidak Disiplin

Oleh: cr1 - Rabu 04 Januari 2017 | 11:00 WIB

Pegawai Kemenag Tidak Disiplin

BC/CR1

Sewaktu Sambutan Wabup Cianjur Malah Asyik Mengobrol

 

BERITACIANJUR.COM - Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke 71 tingkat Kabupaten Cianjur, Selasa (3/1/2017) diwarnai perilaku tidak disiplin dari para peserta upacara yang berada di posisi paling belakang barisan. Mereka terlihat asyik duduk-duduk dan mengobrol, disaat Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman sedang membacakan sambutan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

 

Bahkan dari pantauan Berita Cianjur, masih ada beberapa peserta yang terlambat datang untuk mengikuti upacara yang dimulai sekitar Pukul 08.00 Wib tersebut. Ironisnya, bukannya langsung bergabung ke dalam barisan mereka memilih ikut nimbrung mengobrol.

 

Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo saat dimintai tanggapan terkait hal ini menilai, jika rasa korsa karyawan Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur harus terus dibangun agar perilaku disiplin bisa tertanam di diri mereka.

 

“Okelah Cianjur lebih maju dan agamis, kuncinya satu apabila aparatnya juga disiplin,” katanya.

 

Menurutnya, perilaku yang ditunjukkan beberapa oknum pegawai tersebut tidak bisa dianggap ringan atau remeh, sehingga pembinaannya perlu betul-betul ditingkatkan lagi. Terlebih ada tiga sanksi bagi Aparatus Sipil Negara (ASN) yang dinilai melanggar, dari mulai teguran lisan, tertulis hingga pemecatan.

 

“Perlu pembinaan berjenjang langsung dari atasannya, dari mulai Kepala KUA hingga kepala seksi,” katanya.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Suhendra secara singkat mengakui, jika kedepannya rasa disiplin pegawai perlu ditingkatkan. “Memang terus terang perlu kedepannya meningkatkan disiplin, masih ada yang kurang pas dan setelah ini kita adakan evaluasi untuk perbaikan,” katanya.

 

Dikatakannya, melalui momen peringatan HAB ke 71 pihaknya terus mendorong seluruh stakeholder Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur untuk  lebih mantap lagi memberikan pelayanan yang mendekat ke masyarakat.

 

“Kita lebih mengedepankan konsep lima S dalam pelayanan, yakni Salam, Sapa, Selesaikan, Segera dan Sempurnakan,” katanya.

 

Secara tegas Suhendra memperingatkan seluruh jajarannya, agar tidak melakukan pungutan liar (pungli). Apabila ketahuan, pihaknya tidak segan-segan untuk memproses sesuai prosedur yang berlaku.

 

“Langkah pertama kita lakukan pemanggilan, baru di laporkan ke Kanwil karena kita tidak punya kewenangan untuk melakukan pemecatan secara langsung,” tegasnya. (ree)

Komentar