Minggu, 22 Januari 2017 - Pukul 17:06

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan
OLEH: Heri

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan

Berawal dari keprihatinan banyaknya anak yang tidak bisa membaca, menulis dan menghitung (Calistung)  di sekitar tempat tinggalnya, menginspirasi Rani Yuliani untuk mendirikan…

>> more

healthy life

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Nyamuk tercatat sebagai salah satu hewan paling mematikan di dunia dengan jumlah korban melayang hingga 2 juta jiwa per tahun.

>> more

good news

Panglima TNI Ingatkan Negara Lain Tidak Remehkan Pasukan Indonesia

Oleh: kliksaja.co - Jumat 06 Januari 2017 | 11:00 WIB

Panglima TNI Ingatkan Negara Lain Tidak Remehkan Pasukan Indonesia

kliksaja.co

BERITACIANJUR.COM - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gator Nurmantyo mengingatkan kepada militer negara lain agar tidak main-main terhadap angkatan bersenjata yang dipimpinnya.

 

Menurut Gatot, pasukannya siap mati demi doktrin dan ideologi yang selama ini dipegang teguh bangsa.

 

“Di setiap pasukan khusus itu doktrin terhadap ideologi harus diberikan luar biasa, sehingga benar-benar mencintai. Kepada musuhnya pun harus didoktrin juga bahwa itu musuh,” ujar Gatot di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

 

Ia menegaskan, setiap pasukan khusus yang dikirim dalam sebuah operasi, maka mereka sudah siap mati. Gatot menggunakan istilah one way ticket atau tidak ada tiket untuk pulang.

 

“Sehingga pada saat tugas operasi pasukan khusus itu operasinya one way ticket. Dia rela untuk itu,” tegasnya.

 

Pernyataan Panglima TNI ini merupakan tindak lanjut keputusannya menghentikan kerjasama dengan Australian Defence Force (ADF) yang dianggap telah menghina Pancasila dan kehormatan TNI.

Komentar