Minggu, 19 Pebruari 2017 - Pukul 23:31

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal
OLEH: Heri Febriyanto

Tumbuhkan Kembali Minat Generasi Muda Akan Budaya Lokal

Mulai lunturnya kecintaan dan minat generasi muda terhadap budaya tradisional lokal, menjadi perhatian serius bagi Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Acep Haryadi. Sebagai…

>> more

healthy life

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung dan stroke. Biaya pengobatan kanker yang dirasakan sangat mahal dituding sebagai salah satu faktor yang turut memperburuk…

>> more

ekonomi bisnis

Ini Kata Jokowi Soal Harga Cabai Melambung Tinggi

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Senin 09 Januari 2017 | 18:00 WIB

Ini Kata Jokowi Soal Harga Cabai Melambung Tinggi

kliksaja.co

BERITACIANJUR.COM - Pada hari kedua kunjungannya ke Jawa Tengah, Presiden Jokowi menyempatkan diri memantau perkembangan harga cabai, di Pasar Kajen, Kota Pekalongan, Senin (9/1/2017) pagi

 

Menurut Jokowi, kenaikan harga cabai saat ini memang tidak bisa dihindari mengingat pertanian cabai pada 2016 kemarin berada pada kondisi yang kurang bagus. Akibatnya, pasokan cabai kepada masyarakat sedikit terpengaruh.

 

“Yang cabai rawit merah Rp100 ribu. Tapi yang cabai lain, cabai merah Rp50 ribu, yang cabai hijau juga di kisaran Rp45 ribu sampai Rp50 ribu,” ujar Jokowi kepada para wartawan.

 

“Yang namanya harga tergantung  supply dan demand. Karena musimnya pada 2016 kemarin memang jelek untuk cabai sehingga banyak yang busuk dan gagal panen sehingga supply-nya kurang. Itu fluktuatif,” imbuhnya.

 

Selain memantau harga cabai, kunjungan Jokowi ke Pasar Kajen juga dimaksudkan untuk memenuhi janji kampanye tahun 2014 yang diucapkannya kepada para pedagang di pasar tersebut.

 

“Saya kembali lagi mau memperbaiki itu (pasar),” terangnya.

 

Presiden Joko Widodo kemudian menginstruksikan agar dilakukan pembenahan terhadap Pasar Kajen tersebut. Pembenahan tersebut penting untuk dilakukan mengingat peranannya yang besar dalam mempromosikan produk-produk lokal.

 

“Saya hanya ingin memerintahkan agar pasar ini direhab, terutama lantai kemudian pengelolaan mengenai kios di dalamnya. Ini mau disiapkan Pak Bupati dulu, nanti kalau bisa pakai anggaran tahun ini atau paling tidak maksimal tahun depan. Karena Pasar Induk Kajen ini penting sekali bagi produk-produk di sekitar Pekalongan,” tegasnya.

 

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.

 

Sejumlah pedagang mengaku bahwa penjualan di pasar yang menampung hingga 1.759 pedagang tersebut sangatlah ramai. Pembenahan pasar pun kemudian ditargetkan oleh Presiden dapat diselesaikan selambat-lambatnya pada tahun depan.

Komentar