Minggu, 22 Januari 2017 - Pukul 17:04

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan
OLEH: Heri

Dirikan PAUD Berawal Dari Keprihatinan

Berawal dari keprihatinan banyaknya anak yang tidak bisa membaca, menulis dan menghitung (Calistung)  di sekitar tempat tinggalnya, menginspirasi Rani Yuliani untuk mendirikan…

>> more

healthy life

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Nyamuk tercatat sebagai salah satu hewan paling mematikan di dunia dengan jumlah korban melayang hingga 2 juta jiwa per tahun.

>> more

ekonomi bisnis

Bank Bukopin Salurkan Layanan Taspen

Oleh: Ahmad Rizky Alfaraby - Senin 09 Januari 2017 | 18:40 WIB

Bank Bukopin Salurkan Layanan Taspen

Armel Elyonsa, Pimcapem Bukopin Cianjur (Kanan), sedang pose bersama Anya, Costumer Service Bank Bukopin. Nampak banner promo Simpel (Simpanan Pelajar) Bukopin sebagai salah satu program yang tengah digenjot awal tahun ini oleh Bukopin. (Foto : BC/R

BERITACIANJUR.COM - Setelah tujuh bulan menjalankan perjanjian kerjasama dengan PT. Taspen (Persero), PT. Bank Bukopin, Tbk kini semakin fokus menyalurkan program Taspen dan pemberian kredit bagi PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun pensiunan.

 

 

Hal itu bisa terlihat hampir setiap KCP (Kantor Cabang Pembantu) dan KCU (Kantor Cabang Utama) Bank Bukopin setiap awal bulan selalu ‘membludak’ antrian penerima dana Taspen. Tak terkecuali yang ada di KCP Cianjur. Sejak tiga tahun hadir di kota Pandanwangi ini, setiap tanggal 1 hinggal tanggal 5, antrian penerima dana Taspen ramai memadati Bank yang berlokasi di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh itu.

 

“Total nasabah penerima dana Taspen maupun nasabah yang transaksi program lainnya, selalu ramai di awal bulan. Kami selalu menyediakan tenda di depan kantor mengingat luas kantor belum memadai untuk menampung sekitar 300 nasabah program ini,” ungkap Armel Elyonsa, Pimpinan KCP Bukopin Cianjur kepada “BC”, Jumat (6/1/2017).

 

Armel menjelaskan terkait pencairan dana Taspen cukup variatif, tergantung besaran gaji nasabah. Tingkat pencairan pun beragam, mengingat umumnya nasabah mencairkan dana taspen merujuk kepada kebutuhan personal nasabah. Domisili nasabah penerima Taspen sendiri, lanjut dia berasal dari berbagai daerah di Cianjur.

 

“Kalau untuk domisili asal nasabah cukup merata dari berbagai wilayah di Cianjur, terkadang kami mengantisipasi lonjakan antrian penerima dana Taspen ini melihat kondisi hari. Jika jatuh awal bulan di hari Jumat, maka kami menambah jumlah teller dan memberikan ‘gift snack’ karena pasti terpotong jeda waktu melaksanakan ibadah Jumat,” pungkasnya.

 

Terpisah, berdasarkan rilis elektronik yang diterima “BC”, Direktur Utama Bank Bukopin, Glen Glenardi mengatakan, saat ini, nasabah yang menerima kredit modal kerja hanya pensiunan dan PNS. Namun, ke depan Bukopin akan megembangkan kredit ini untuk nasabah pra pensiun.

 

Bukopin juga memberikan layanan pembayaran pensiun di mana saat ini Taspen memiliki 4,4 juta peserta aktif dan 2,4 juta peserta pensiunan. Glen berharap, dapat menjadi pilihan bagi peserta Taspen dalam memilih kantor bayar untuk menerima pembayaran tabungan hari tua, tabungan hari tua multi guna, dan juga para pensiunan.

 

Menurut Glen, Bukopin harus mampu melaksanakan pembayaran pensiun yang ‘accountable’, sebab dana pembayaran pensiun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan demikian Taspen selalu melakukan pengawasan pembayaran pensiun secara ‘realtime’ melalui sistem pembayaran e-dapem. (bis)

Komentar