Sabtu, 27 Mei 2017 - Pukul 18:49

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Pehobi Skate Board Kesulitan Menemukan Tempat Beraktifitas

Oleh: cr8 - Rabu 01 Pebruari 2017 | 14:00 WIB

Pehobi Skate Board Kesulitan Menemukan Tempat Beraktifitas

BC/CR8

BERITACIANJUR.COM - Pehobi olahraga skate board di Cianjur kesulitan untuk menyalurkan kegiatannya karena ketiadaan sarananya. Walhasil sejumlah tempat keramaian dijadikan tempat untuk bermain skate walaupun banyak mendapatkan penolakan.

 

Pengurus komunitas Paru-paru Skater, Didan (26) menyebutkan,  kurangnya tempat untuk latihan sehingga komunitasnya mencoba check spot untuk tempat latihan yang baru yang cocok.

 

“Sudah puluhan tahun bermain di balai Paru-paru Cianjur, jadi sekarang mencoba spot baru di terminal rawabango biar tidak bosan, sehingga anggota yang latihan jadi semangat,” katanya

 

Ia mengaku telah mencoba bermain di Cipanas, di parkiran pasar, kampung Borma namun sudah dilarang.  Sehingga mencari alternatif lain seperti lapangan basket atau di tugu adipura Rawa bango.

 “Kalau anggota komunitas sekitar 100 orang  dari berbagai wilayah dengan usia anggota bervariasi dari 12 tahun sampai 40 tahun, ” terangnya.

 

Menurutnya, prospek skate board  terbilang menjanjikan apalagi Cianjur juga memiliki pemain skala nasional. Namun kini sudah menetap di Bandung dan membuka toko skateboard disana.

 

“Namanya Ahmad Fathin, dan memang berasal dari komunitas ini, Fathin merupakan sosok yang telah mengangkat nama Cianjur dalam bidang skate board,” ungkapnya.

 

Kegiatan rutin yang dilaksanakan, sambung dia, setiap tanggal 20 juni merayakan Internasional Skateboarding Day.  Untuk itu dia menghendaki agar Pemkab Cianjur dapat memfasilitasi komunitas skateboard minimal tempat latihan.

 

“Kalau bisa dalam pembangunan fasilitas para skater dapat diikut sertakan sehingga hasilnya sesuai dengan standar internasional untuk skateboard kompetisi. Jangan seperti di kota lain, tidak ada koordinasi dalam pembangunan, akhirnya jadi mubazir tidak terpakai dan harus dibongkar agar sesuai untuk kompetisi,” harapnya. (ree)

Komentar