Sabtu, 27 Mei 2017 - Pukul 18:52

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Turis Arab dan Teman Kencannya Tersungkur di Kolam Kering

Oleh: Angga Purwanda - Jumat 17 Pebruari 2017 | 16:18 WIB

Turis Arab dan Teman Kencannya Tersungkur di Kolam Kering

BC/Angga Purwanda

Ugal-ugalan Saat Mengendarai Motor

 

BERITACIANJUR.COM - Diduga mabuk, seorang turis arab mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Vila Kota Bunga, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kamis (16/2/2017) kemarin. Seorang wanita yang diduga teman kencan turis arab, terpaksa dibawa ke RSUD Ciamacan, karena mengalami luka cukup serius.

 

Informasi yang dihimpun Harian Berita Cianjur, kecelakaan terjadi turis arab yang menolak menyebutkan identitasnya, sedang mengendari motor besar bersama teman kencannya. Diduga tidak bisa meguasai kendaraan yang dipacunya dengan kecepatan tinggi, motor sport yang ditunggani kedua korban ini, terbang dan tersungkur di kolam kering yanfg ada di lokasi kejadian.

 

Wawan (36), seorang saksi mata menyebutkan, tak ada yang tahu persis bagaimana motor sport yang ditunggangi wisatawan asal Timur Tengah bisa nyungsep ke kolam kering. Namun, ucap Wawan, dirinya hanya mendengar suara motor melaju dengan kecepatan tinggi, dan tiba-tiba suara mesin motor hilang.

 

“Persisnya kurang tahu, tapi kayanya si turis Arab itu tak dapat mengendalikan laju motornya. Sebab, motor yang ditungganginya jenis motor sport dengan kapasitas mesin besar,” jelas Wawan, saat ditemui di lokasi kejadian.

 

Wawan mengungkapkan, kejadian kecelakaan itu merupakan yang kesekian kalinya. Bahkan, sambung dia, kejadian sebelumnya hingga menimbulkan korban jiwa. Soalnya, dikatakan dia, para turis Arab itu, sering mengendarai kendaraan dalam kondisi dibawah pengaruh minuman keras.

 

“Sudah sering kecelakan seperti ini. Para turis Arab ini memang seenaknya dan ugal-ugalan kalau mengendarai motor rental di kawasan Kota Bunga. Mereka tidak pernah memperhatikan keamnan berkendara atau lingkungan sekitarnya,” ungkapnya dengan nada kesal.

 

Kecelakaan itu menarik perhatian Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman yang saat itu sedang melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap wisatawan asal Timur Tengah di kawasan Vila Kota Bunga.

 

Sempat terjadi aksi pukul antara turis Arab dengan seorang petugas dari Pemkab Cianjur. Kejadian itu terjadi, saat petugas yang tergabung dalam rombongan wabup mencoba menolong korban (turis Arab) untuk dibawa ke rumah sakit.

 

Namun, ada penolakan dari pihak keluarga korban dan salah seorang keluarga korban itu menendang petugas hingga membuat sejumlah petugas dan warga yang menyaksikan kejadian itu geram hingga mencoba untuk memukuli turis Arab itu.

 

"Sudah jelas terlihat arogansi para turis Arab yang datang berkunjung ke wilayah Cianjur. Mau kami tolong menolak, difoto sama rekan-rekan media tidak terima, ditambah menendang petugas lagi. Ini sudah jelas tidak sopan,” ujar Wabup Cianjur, Herman Suherman.

 

Komentar