Selasa, 28 Maret 2017 - Pukul 11:24

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

retro

Jalan Siti Jenab Ditutup Total

Oleh: Muhammad Kurnawan - Jumat 17 Pebruari 2017 | 21:41 WIB

Jalan Siti Jenab Ditutup Total

Foto: BC/Herry Febriyanto

Kedepannya Akan Dilakukan Perluasan Taman, Sehingga Akses Jalan Ditutup

 

BERITACIANJUR.COM - Teka-teki Jalan Siti Jenab di kawasan Alun-alun Cianjur mau diapakan, kini terungkap dengan gamblang. Kedepan perlintasan tersebut akan ditutup permanen, dengan kata lain tidak bisa dilintasi kendaraan.


Kepastian itu, disampaikan Kasi Perlengkapan Jalan, Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Prihadi Wahyu Santosa, saat diwawancarai di ruang kerjanya.


“Sesuai informasi yang saya dapat, sudah dipastikan, bahwa ruas Jalan Siti Jenab akan ditutup permanen untuk pembangunan perluasan taman,” tegasnya, Senin (13/2/2017).


Ia menambahkan, untuk alur lalulintas tidak akan ada perubahan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan Pemkab Cianjur, guna mengatasi kemacetan karena penutupan Jalan Siti Jenab dan rencananya akan dipergunakan jalur lalulintas satu arah.


“Saat ini masih pada tahap kajian, jadi semua tergantung hasil kajian tersebut, apakah memungkinkan dilakukan jalur satu arah atau tidak,” ujarnya.


Selain itu juga, ia menerangkan, fokus lainnya adalah pola trayek angkutan kota (angkot) juga akan dirubah, sehingga perlu koordinasi dengan pemilik angkot. Jika kooperatif maka rencana jalur trayek angkot yang dapat dilakukan masih pada di tahun ini.


“Memang harapan kami seluruh rencana dapat diimplementasikan pada tahun ini, baik itu jalur satu arah dan perubahan pola trayek angkot, tetapi dalam kajian tersebut diperlukan pembahasan lintas sektoral, baik dari kepolisian, Satpol PP, Kesbang, dan pihak-pihak terkait lainnya,” terangnya.


Terpisah, Ujang Suryadi (28), asal kampung Pataruman, Kelurahan Sayang, Cianjur, mengaku belum mengetahui bahwa Jalan Siti Jenab akan ditutup selamanya. Namun dirinya tidak mau berspekulasi terkait dengan adanya kepastian tersebut, karena belum adanya sosialisasi dari Pemkab Cianjur.


“Belum pernah dengar ada sosialisasi penutupan permanen Jalan Siti Jenab, memang sedikit mengganggu, jadi jauh jaraknya, harus memutar, karena untuk Jalan Mangunsarkoro itu, satu arah, jadi harus memutar, tidak bisa memotong,” keluhnya. (ree)

Komentar