Jumat, 26 Mei 2017 - Pukul 01:02

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Jumlah Penderita HIV/Aids di Tatar Santri Meningkat

Oleh: Angga Purwanda - Jumat 19 Mei 2017 | 12:54 WIB

Jumlah Penderita HIV/Aids di Tatar Santri Meningkat

Ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM - SEDIKITNYA 42 orang dalam tiga bulan terakhir terjangkit virus HIV/Aids. Hal itu, diungkapkan Sekretaris Komisi Penanggulan Aids (KPA) Kabupaten Cianjur, Hilman, Jumat (19/5/2017).

 

Hilman menyebutkan, jumlah itu meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Meningkatnya jumlah penderita, Dijelaskan Hilman, satu diantaranya karena masih minimnya perhatian dari Pemkab Cianjur untuk menangani persoalan penyakit mematikan itu.

 

"Dalam kurun waktu Januari hingga Maret ini (2017, red) jumlah penderita sudah mencapai 42 orang. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," jelas Hilman.

 

Hilman menuturkan, jumlah itu akan terus mengalami peningkatan pada akhir tahun 2017 nanti.

 

"Untuk penderita didominasi dari kalangan lelaki sek lelaki. Dengan penularan melalui hubungan intim," tuturnya.

 

Hilman mengatakan, untuk jumlah LSL di Kabupaten Cianjur sesuai data yang di miliki KPA Kabupaten Cianjur mencapai 1030 orang yang terdiri dari berbagai kalangan.

 

"Sementara untuk jumlah penderita HIV/Aids di Kabupaten Cianjur periode 2001 hingga 2016 mencapai 700 orang," katanya.

 

Heri Setiawan, seorang warga Selakopi, Kecamatan Cianjur, mengaku resah dengan terus meningkatnya jumlah penderita HIV/Aids di kota yang juga terkenal dengan sebutan Tatar santri.

 

"Seharusnya Pemkab Cianjur dapat lebih fokus untuk menyelesaikan persoalan sosial ini, sebab sangat bertolak belakang dengan visi misi Cianjur," ujar Heri.(*)

Komentar