BERITACIANJUR.COM – Guyuran hujan deras selama berjam-jam tak hanya menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir, namun Jembatan Ciembe di Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Cianjur juga putus, Sabtu (26/4/2025) sekitar pukul 21.00 Wib.
Sekretaris Desa Sukamulya, Adriansyah mengatakan, jembatan tersebut merupakan penghubung Kampung Nangewer dengan Kampung Marti Babakan yang merupakan akses menuju Jalan Raya Bandung.
“Sebenarnya pondasi jembatannya memang sudah rapuh dan sering banjir atau meluapnya air Sungai Ciembe. Namun banjir kali ini yang terparah hingga menyebabkan jembatan putus,“ ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Bakri (37) menyebutkan, Jembatan Ciembe menjadi jalur vital bagi masyarakat.
“Hujan deras dari Magrib sampai air meluap dan merobohkan pondasi jembatan. Akhirnya jembatannya ambrol,“ katanya.
Selain itu, Bakri mengatakan, beberapa rumah di sekitar bantaran sungai terpaksa dikosongkan karena kekhawatiran air akan meluap ke pemukiman. “Beberapa keluarga sudah terlihat mengungsi karena khawatir air naik ke rumah,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, tak hanya Kecamatan Karangtengah, banjir akibat guyuran hujan deras selama berjam-jam juga melanda dua kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Cianjur dan Sukaluyu, Sabtu (26/4/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, di Karangtengah, banjir tak hanya merendam puluhan rumah di Desa Bojong, Hegarmanah, Maleber dan Desa Sukataris saja, namun Jalan Raya Bandung juga terendam banjir.
Di Kecamatan Sukaluyu, banjir merendam rumah warga di Desa Selajambe. Sedangkan di Kecamatan Cianjur, sejumlah rumah warga di Kelurahan Sayang turut terdampak banjir.(iky)







