BERITACIANJUR.COM – Ledakan gas LPG 3 kilogram menjadi penyebab kebakaran warung nasi Mak Titing di Jalan K.H. Hasyim Ashari, Warujajar, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 19.37 Wib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, ledakan gas LPG 3 kilogram tersebut sempat menyebabkan penjaga warung terpental hingga akhirnya berhasil menyelamatkan diri dari peristiwa tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, Reki, mengatakan kejadian kebakaran tersebut bermula ketika penjaga warung yang tengah memasak di dapur tiba-tiba dikejutkan oleh suara regulator gas yang bocor.
“Jadi katanya awalnya tuh penjaga warung yang sedang bersama istrinya posisinya lagi masak pakai dua kompor. Lalu tiba-tiba ada gas yang bocor terus dia panik sampai sempat melempar gas,” ujar Reki kepada wartawan.
Setelah panik melempar gas yang bocor tersebut, sambung dia, penjaga warung pun langsung berupaya menjauhkan diri dari lokasi karena sudah memprediksi akan terjadi kebakaran.
Namun, penjaga warung tersebut malah kembali lagi ke dapur dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran dengan cara menutupi gas menggunakan kain lap basah. Tetapi upayanya tersebut tidak berhasil karena gas seketika langsung meledak hingga membuat penjaga warung terpental.
“Dia itu sudah berhasil melarikan diri sebelum kebakaran tuh, tapi dia memutuskan balik lagi ke dapur untuk menutupi gas pake kain lap basah. Tapi kayaknya karena telat dan uap gas yang bocor sudah meluap, tiba-tiba langsung ada ledakan tapi dia selamat karena sudah keburu ke luar,” bebernya.
Reki menjelaskan, setelah terjadinya ledakan, sebuah api dari salah satu kompor yang masih menyala menimbulkan titik awal api muncul dan menyambar seisi warung nasi terdebut.
“Jadi awalnya api muncul dari dapur dan dipicu akibat gas yang bocor sehingga menyambar semua isi bangunan warung makan itu,” jelasnya.
Kemudian pihaknya yang mendapatkan laporan terkait kebakaran tersebut sekitar pukul 19.40 Wib, akhirnya langsung bergegas ke lokasi dengan menerjunkan 30 personel dari pos 1 Cianjur dan pos 2 Ciranjang, serta 3 unit damkar.
“Begitu kami dapatkan laporan, kami langsung ke lokasi dan langsung melakukan penanganan. Kami juga dibantu oleh 2 unit dari Dinas Perkim Cianjur,” paparnya.
Setelah memakan waktu sekitar kurang lebih 1 jam, Reki menegaskan, akhirnya api berhasil ditaklukkan sekitar pukul 20.50 Wib dan dipastikan api sudah padam total.
“Kami tadi setelah mengalami beberapa kendala saat bertugas, yaitu seperti kondisi bangunan yang sulit dijangkau, akhinya api berhasil padam hanya dengan waktu kurang lebih selama 1 jam,” tuturnya.
Reki juga menambahkan, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, hanya saja penjaga warung mengalami luka ringan akibat sempat terpental oleh ledakan gas.
“Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, tapi penjaga wsrung mengalami luka ringan dan sudah ditangani secara medis,” pungkasnya.(gil)







