BERITACIANJUR.COM – Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, menyampaikan rasa prihatinnya atas peristiwa duel ala gladiator pelajar Cianjur yang terus berulang.
Seperti diketahui, pada Sabtu (17/1/2026) lalu, seorang siswa SMA mengalami patah tulang usai terlibat duel gladiator antara pelajar SMPN 1 Cibinong dengan SMA Citra Nusantara, di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.
“Kami prihatin aksi kekerasan pelajar ini terus berulang. Tentu ini harus disikapi secara serius dan diperlukan penanganan khusus,“ ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Metty menyebutkan, kejadian perkelahian antar pelajar di Sindangbarang bukan kali pertama, namun duel ala gladiator pelajar di Cianjur sudah terjadi sejak 2023, mulai dari pelajar SD, SMP, hingga SMA.
“Bahkan duel pelajar di Cianjur ini pernah menyebabkan satu orang meninggal dunia. Hal itu terjadi pada Juli 2025,“ ungkapnya.
Untuk menekan aksi kekerasan pelajar, sambung dia, diperlukan adanya pembinaan karakter secara khusus pada pelajar di Cianjur. Pasalnya, ia menilai anak-anak tidak lahir dengan kecenderungan kekerasan, namun dipengaruhi dan dibentuk oleh lingkungan, pola asuh, serta ruang sosial yang gagal memberi teladan dan rasa aman.
“Saya kira perlu langkah khusus, mulai dari pengawasan lingkungan pergaulan hingga pendampingan emosional terhadap anak usia sekolah. Karena aksi kekerasan pelajar yang terus berulang ini menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam pembinaan karaktar,“ paparnya.
Metty juga mendorong adanya peningkatan literasi digital agar pelajar di Cianjur mampu berpikir kritis, tidak mudah terprovokasi, dan berani menolak budaya kekerasan.
“Kita juga sangat menyoroti peran media sosial yang kerap menjadi pemicu adu gengsi dan tantangan kekerasan di kalangan remaja. Penanganan kasus ini diharapkan bisa menjadi momentum bersama untuk membangun lingkungan lebih aman dan manusiawi bagi tumbuh kembang generasi muda,“ pungkasnya.(gil)







