BERITACIANJUR.COM – Kementerian Haji (Kemenhaj) Cianjur menunda keberangkatan jemaah umrah Cianjur. Hal itu dilakukan demi keselamatan jemaah di tengah panasnya konflik perang Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS).
Kepala Kemenhaj Kabupaten Cianjur, Herriyanto, mengatakan penundaan pemberangkatan jemaah umrah haji tersebut dilakukan atas pertimbangan keselamatan jemaah, dari kondisi konflik yang tengah memanas di Timur Tengah.
“Pertimbangannya demi keselamatan jemaah. Untuk jemaah yang sudah berangkat beberapa waktu lalu kondisinya baik dan segera bisa kembali ke Tanah Air. Tapi untuk menjaga keselamatan calon jemaah, kami imbau untuk tunda keberangakatan sementara,” ujar Herriyanto, Rabu (4/3/2026).
Terkait penundaan pemberangkatan umrah tersebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan travel haji dan umrah di Kabupaten Cianjur.
“Meneruskan kebijakan dari Kementerian Haji, kami di daerah juga sudah menjalin komunikasi dengan teman-teman travel, mengimbau agar ditunda sementara pemberangkatan umrah,” ungkapnya.
Herriyanto berharap situasi di Timur Tengah segera membaik dan tidak berkelanjutan agar pemberangkatan umrah dan haji nantinya bisa berjalan lancar. Di sisi lain, pihaknya juga terus mempersiapkan diri untuk pemberangkatan calon jemaah haji.
“Untuk jemaah haji tetap kami persiapkan pemberangkatannya. Manasik, rangkaian persiapan lainnya tetap digelar. Tentu kita sama-sama berharap situasi membaik, supaya yang umrah bisa kembali berangkat dan untuk calon jemaah haji juga tetap bisa berangkat di tahun ini, tidak ada penundaan,” paparnya.
Sementara itu, salah seorang pengelola travel umrah, Riziq, menjelaskan pihaknya telah menunda pemberangkatan jemaah yang umrah dalam waktu dekat pasca-konflik di Timur Tengah memanas.
“Kami ikuti imbauan dari Kemenhaj untuk menunda keberangkatan demi keselamatan jemaah,” ucapnya.
Ia menerangkan, penundaan keberangkatan tersebut tentunya berdampak pada bisnis travel, sebab sudah banyak yang memesan tiket pesawat hingga booking hotel hangus, akan tetapi keselamatan jemaah tetap diutamakan.
“Tentunya berdampak pada usaha travel, bahkan ada yang uang muka tiket serta booking hotel jadi hangus. Namun kalau dipaksakan keselamatan jemaah bisa terancam, makannya kami ikuti imbauan untuk menunda pemberangkatan,” pungkasnya.(gil)







