BERITACIANJUR.COM – Personel gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, TNI dan Polri menyiagakan 1.300 personel untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Cianjur.
Kesiapan menggelar Operasi Ketupat Lodaya 2026 tersebut ditandai dengan dengan Apel Gelar Pasukan Pengamanan yang dihelat di halaman Mapolres Cianjur, Kamis (12/3/2026).
Bupati Cianjur, Mohamad Wahyu Ferdian, menyebutkan operasi tersebut melibatkan personel dari berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Satpol PP dan Damkar, serta pramuka.
“Ini merupakan operasi kemanusiaan yang akan dilaksanakan selama 13 hari. Diharapkan semua rangkaiannya berjalan lancar agar para pemudik bisa sampai ke tujuan dengan aman dan selamat,“ ujarnya.
Menurutnya, sebanyak 1.300 personel gabungan yang disiagakan bakal dikerahkan di sejumlah titik strategis terutama di wilayah rawan kepadatan lalu lintas serta wilayah berpotensi gangguan keamanan.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menyebutkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 tersebut pihaknya menyiagakan sebagian besar kekuatannya, dengan menyiapkan belasan Pos Pengamanan (Pospam), belasan Pos Pelayanan (Posyan), dan satu Pos Terpadu.
“Pos-pos tersebut bisa dimanfaatkan oleh seluruh unsur pengamanan yang terlibat sekaligus menjadi tempat pelayanan bagi masyarakat yang melintas di wilayah Cianjur,“ sebutnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengerahkan seluruh kendaraan operasional kepolisian selama operasi untuk memantau kondisi lalu lintas, khususnya di jalur yang berpotensi mengalami kemacetan dan rawan kecelakaan.
“Secara total kami kerahkan kendaraan operasional kami. Dari Cianjur untuk masyarakat Cianjur maupun masyarakat luar yang sedarang berada di Cianjur untuk kepentingan apa pun,“ pungkasnya.(gil)







