Pilu, Alasan Korban Penganiayaan di Cugenang Curi 2 Labu Siam Ternyata untuk Hidangan Buka Puasa

BERITACIANJUR.COM – Alasan seorang pria lansia, M (56) yang menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri karena mencuri dua labu siam ternyata untuk hidangan berbuka puasa.

Peristiwa pilu tersebut terjadi di kebun milik pelaku di Kampung Bayabang, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Cianjur beberapa waktu lalu.

“Cukup miris buat kita, berdasarkan keterangan dari keluarga bahwa M ini mengambil dua labu siam hanya untuk kepentingan berbuka puasa, namun pelaku malah melakukan kekerasan hingga menghilangkan nyawa korban,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi usai memberikan bantuan kepada keluarga korban, Kamis (5/6/2026).

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga korban sangat memprihatinkan dan serba kekurangan.

“Setelah kami datangi (rumah korban) ternyata keluarganya dalam keadaan ekonomi yang tidak baik-baik saja,” paparnya.

Terkait kasus tersebut, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan alat bukti dugaan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.

“Saat ini kami masih menunggu hasil autopsi yang hasil detailnya beberapa hari lagi akan muncul untuk dijadikan salah satu alat bukti nantinya,” imbuhnya.

Namun, lanjut Alex, berdasarkan hasil visum luar sementara, terdapat indikasi bahwa adanya dugaan kekerasan yang dialami jenazah korban.

“Tampak banyak lebam berwarna biru hampir di sekenjur tubuh. Jadi sekali lag, ini juga menjadi salah satu alat bukti kita hasil autopsi sementara, Insya Allah tersangka sudah kita lakukan upaya penahanan dan semoga keadilan dapat dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, atas perbuatan yang sampai menewaskan korban, kini pelaku terjerat Pasal 466 Ayat 3 Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 2023, tentang kitab undang-undang hukum pidana.

“Kami kenakan pasal yang ancaman hukumannya 7 tahun atas larangan untuk menganiaya sampai hilangnya nyawa seseorang,” pungkasnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *