Cianjur Jadi Produsen Kemasan Ganja Siap Edar, Ini Penjelasan Kapolres

BERITACIANJUR.COM – Setelah Polres Cianjur berhasil mengungkap dan menangkap dua bandar ganja sebanyak 14,81 kilogram, muncul fakta baru bahwa kini Cianjur bukan hanya sekadar pasar peredaran saja, namun sudah menjadi produsen ganja siap edar.

Hal tersebut diungkap Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho, setelah melihat cara pengemasan ganja siap edar yang diamankan dari dua pengedar berinisial DN dan EM yang ditangkap belum lama ini.

“Dari pengungkapan terbaru ini paket ganjanya dikemas pakai plastik khusus yang divakum dan diberi pengawet seperti frozen food siap edar. Biasanya kan hanya dibungkus dalam paket kecil atau besar biasa saja,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Melihat dari cara pengemasannya itu, sambung dia, Cianjur sudah beralih menjadi produsen pengemasan ganja siap edar dan sudah bukan lagi sebatas target pasar peredaran ganja. “Jadi bukan lagi tujuan pasar, tapi produksi paket kecil ganja,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Cianjur berhasil menangkap dua orang pria berinisial DN dan EM yang menyimpan narkotika jenis ganja seberat 14,81 kilogram.

Dua pengedar ganja tersebut ditangkap di lokasi berbeda. DN diamankan di Desa Gasol Kecamatan Cugenang, sedangkan EM ditangkap di Desa Sukagalih, Kecamatan Pacet.

Total barang bukti yang diamankan adalah 14,81 kilogram dengan beragam paket ganja siap edar, bahkan ada yang dikemas seperti frozen food.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho, penangkapan pertama yang dilakukan Satresnarkoba Polres Cianjur dilakukan di Desa Gasol Kecamatan Cugenang saat mengamankan DN.

“Laporan awal itu adanya penyalahgunaan ganja oleh DN. Tapi setelah digeledah ternyata ada banyak paket ganja kering siap edar yang disimpan di dalam keranjang yang disembunyikan di laci meja,” ujarnya, Selasa (22/7/2026).

Berdasarkan keterangan DN, sambung dia, paket ganja yang disimpannya tersebut diperoleh dari pengedar lainnya berinisial EM. Petugas kepolisian pun langsung memburu dan mengamankan EM di sebuah rumah kontrakan.

“EM ini menyimpan banyak paket ganja siap edar di sebuah gunung di lahan jagung di Kecamatan Sukaresmi. Jadi saat mengecek ke gubuk, kami mendapatkan lebih banyak barang bukti narkoba jenis ganja,” ungkapnya.

Alexander menyebutkan, ganja yang dimiliki DN dan EM tersebut berasal dari luar daerah namun dikemas di Cianjur.

“Kami sedang telusuri asal ganja dan berusaha menangkap dua pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui,” sebutnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *