Duel ala Gladiator Pelajar Cianjur Terus Berulang, Bupati Bakal Lakukan Pembatasan Medsos bagi Pelajar

BERITACIANJUR.COM – Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian bakal melakukan pembatasan media sosial (medsos) bagi pelajar. Hal itu dilakukan menanggapi duel ala gladiator pelajar Cianjur yang terus berulang.

Wahyu menilai, media sosial menjadi salah satu pemicu terjadinya duel antarpelajar. Untuk memaksimalkan upaya tersebut, sambung dia, diperlukan peran orangtua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak menerima tontonan yang memicu kekerasan.

“Kami meminta orangtua juga melakukan pengawasan tontonan di media sosial. Penggunaan handphone tentu akan dibatasi, baik di sekolah ataupun rumah,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Tak hanya itu, agar duel antar pelajar di Cianjur tidak terjadi kembali, Wahyu mengaku Pemkab Cianjur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur bakal melakukan evaluasi dan penanganan khusus.

“Penanganan khusus ini terutama dilakukan di wilayah yang kerap terjadi konflik antarpelajar. Penanganannya harus serius agar tidak berulang terus. Namun pada anak, diperlukan pendekatan tersendiri,“ terangnya.

Selain mengajak orangtua terlibat dalam pengawasan anak saat di rumah, Wahyu juga akan menginstruksikan para kepala sekolah untuk bekerja lebih keras dalam mengantisipasi tindak kekerasan pelajar.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SMA mengalami patah tulang usai terlibat duel gladiator antara pelajar SMPN 1 Cibinong dengan SMA Citra Nusantara, di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.

Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, membenarkan adanya peristiwa perkelahian gladiator antarsiswa dari dua sekolah tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 22.00 Wib.

Pada Rabu (21/1/2026), polisi mengamankan 10 orang pelajar yang terlibat dalam duel ala gladiator tersebut.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *