BERITACIANJUR.COM – Warga Kampung Pasir Ruyuk RT 01/RW 02, Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur digegerkan dengan penemuan seekor lutung hitam yang berkeliaran di pemukiman warga, Selasa (5/8/2025).
Kejadian tersebut sempat terekam video yang berdurasi 27 detik, tampak seekor lutung hitam memanjat pohon hingga melompat ke sebuah rumah dan membuat heboh warga sekitar.
Ketua RT 01 Kampung Pasir Kuyuk, Uus mengatakan, kemunculan seekor lutung membuat resyarakat sekitar, karena sesekali hewan tersebut sempat menyerang bahkan hingga merusak bangunan rumah warga.
“Tadi lutung itu merusak atap dan sesekali sempat menyerang juga, sehingga kami di sini merasa resah dengan kemunculan lutung tersebut,” ujar Uus.
Maka dari itu, sambung dia, pihaknya sudah memberitahukan kejadian tersebut ke pihak Desa Girimulya, dan melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran hingga saat ini hewan itu masih ditangani untuk dievakuasi.
“Tadi saya sudah laporkan ke desa, dan katanya sudah dilaporin ke damkar. Saat ini masih ditangani,” imbuhnya.
Uus mengungkapkan, kemunculan hewan tersebut bukan pertama kalinya terjadi di kampungnya, dan memang kerap membuat warga resah sebelumnya.
“Sudah sering hewan ini muncul, kita tidak tahu munculnya dari mana, apakah ada yang memelihara atau emang dari hutan, kita tidak hatu. Yang jelas sudah sering membuat resah,” ungkapnya.
Damkar Cianjur Turunkan 4 Personel
Sementara itu, Petugas Damkar Cianjur, Reki mangatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari pihak Desa Girimulya bahwa adanya seekor lutung yang membuat resah warga sekitar pukul 14.17 Wib.
“Tadi begitu ada laporan petugas damkar dari pos 5 Cibeber sebanyak 4 personel langsung meluncur ke lokasi untuk menangani kemunculan lutung tersebut,” paparnya.
Namun berdasarkan informasi sementara, lanjutnya, saat ini hewan tersebut masih belum berhasil dievakuasi. Mengingat lutung merupakan hewan yang dianggap berbahaya, sehingga pihaknya melakukan penangkapan dengan sangat berhati-hati.
“Masih dilakukan penanganan hingga saat ini untuk sementara, karena kami juga tidak mempunyai alat khusus untuk menangkap lutung, jadi memang harus berhati-hati dan memerlukan waktu,” tuturnya.
Reki menambahkan, jika terlihat dalam video yang beredar, tampak hewan tersebut merupakan hewan yang dilindungi. Sebab itu, pihaknya akan segera menyerahkan lutung itu kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) jika sudah berhasil dievakuasi.
“Diperkirakan itu lutung jawa dan merupakan hewan yang dilindungi, jadi nanti kalau sudah dievakuasi kami akan segera menyerahkannya kepada BKSDA,” pungkasnya.(gil/gap)







