BERITACIANJUR.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur langsung membantah beredarnya informasi yang menyebutkan tiket retribusi di pintu utama menuju kawasan wisata Cibodas diberlakukan kembali.
Kepala Disbudpar Cianjur, Yudha Azwar, menegaskan penerapan kembali retribusi di pintu masuk kawasan wisata Cibodas belum diberlakukan dan baru melakukan sosialisasi terkait rencana tersebut.
“Beberapa hari lalu memang sempat menyosialisasikan penerapan retribusi di pintu masuk kawasan wisata Cibodas, tapi itu hanya sosialisasi. Untuk waktu penerapannya masih dikaji,“ ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Seperti diketahui, masyarakat atau wisatawan dihebohkan dengan informasi soal pemberlakuan kembali tiket retribusi di kawasan wisata Cibodas.
Betapa tidak, spanduk bertuliskan tarif tiket retribusi sebesar Rp7 ribu per orang untuk wisatawan lokal dan Rp35 ribu per orang untuk wisatawan asing, sempat terpampang di pintu masuk kawasan wisata Cibodas.
Tak hanya itu, foto tiket masuk pintu utama kawasan wisata Cibodas juga beredar. Sebagai dasar penarikan retribusi, dalam tiket tertera logo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur disertai keterangan Perda nomor 7 tahun 2025.
Menanggapui hal itu, Yudha memastikan tiket retribusi masih gratis terutama saat momen libur lebaran Idulfitri 1447 hijriah.
“Untuk di pintu masuk utama masih digratiskan. Jadi wisatawan bisa beli tiket masuk ke setiap destinasi di kawasan Cibodas,“ tegasnya.
Jika wisatawan menemukan ada pihak yang memungut tiket retribusi di pintu utama kawasan Cibodas, sambung dia, bisa melaporkan hal tersebut ke Disbudpar Cianjur.
“Karena memang sekarang belum diberlakukan, jadi kami akan tindak jika ada pihak yang menarik retribusi di depan,“ ungkapnya.
Yudha menyebutkan, selain melakukan sosialisasi pemberlakukan tiket retribusi di pintu utama, pihaknya juga masih berkomunikasi dengan pihak terkait soal rencana menjadikan tiket kawasan Cibodas menjadi satu pintu.
“Agar tidak seolah banyak tiket atau ada pungutan, kita juga sedang membahas rencana untuk kerja sama lagi agar nantinya tiketnya menjadi satu pintu. Jadi tiketnya sekali bayar saja,“ pungkasnya.(gil)







