Kebakaran Lahan di Cilaku Hanguskan 10 Hektare, Pemadaman Berlangsung 6 Jam

BERITACIANJUR.COM – Kebakaran lahan di Kampung Kebonmanggu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Cianjur, diperkirakan menghanguskan area seluas sekitar 10 hektare, Rabu (2/9/2026).

Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Api muncul di beberapa titik, di antaranya Pasir Cikukun, Cipanas, dan Kebonmanggu.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi sudah mulai padam dan tinggal tersisa satu titik bara api. Berdasarkan pemantauan drone, mudah-mudahan api tidak berkembang ke lokasi lain,” kata Isep.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemetaan dan koordinasi dengan pihak desa, luas area yang terbakar diperkirakan kurang lebih 10 hektare. Petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman di lapangan.

“Hasil pemetaan dan koordinasi dengan pihak desa, luas area yang terbakar diperkirakan kurang lebih 10 hektare. Kendala utama pemadaman di lapangan adalah angin yang sangat kencang, medan yang curam, serta keterbatasan panjang selang pemadam yang tidak mencapai titik api di bagian tengah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas juga melakukan upaya untuk mencegah bara api merembet ke lokasi lain. Pada area yang tidak terjangkau selang pemadam, petugas menggunakan kayu untuk memukul bara api.

Isep mengatakan, lahan yang terbakar merupakan bekas galian pasir yang sudah tidak digunakan selama puluhan tahun. Lahan tersebut kemudian ditumbuhi rumput ilalang dan tanaman milik warga.

“Lahan yang terbakar merupakan bekas galian pasir yang sudah tidak terpakai selama puluhan tahun dan ditumbuhi rumput ilalang serta tanaman warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dampak yang dirasakan warga sekitar adalah beterbangannya debu dan asap,” tuturnya.

Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar enam jam, mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB. Penanganan melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari Polsek Cilaku, Polres Cianjur, Forkopimcam, BPBD, Damkar, Perkim, Puskesmas, serta warga setempat.

Ia menambahkan, armada yang dikerahkan terdiri dari dua unit mobil Damkar, satu tangki suplai Polres Cianjur, serta dukungan unit dari Perkim dan BPBD.

Terkait penyebab kebakaran, Isep menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Untuk penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.(zal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *