Kelola Sampah di Desa Kanoman, Mahasiswa KKN Unpi Cianjur Hadirkan Solusi Inovatif Budidaya Maggot dan Rocket Stove

BERITACIANJUR.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Putra Indonesia (Unpi) Cianjur melaksanakan program kerja di Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, dengan menghadirkan solusi inovatif dalam upaya pengelolaan sampah.

Kegiatan bertajuk ‘Inovasi Nyata untuk Dampak yang Luar Biasa’ tersebut merupakan bagian dari program unggulan dalam bidang Green Village yakni penguatan kesehatan lingkungan dan kelestarian alam.

Ketua KKN Unpi Cianjur Kelompok 1 Desa Kanoman, Reza Ardhika mengatakan, kegiatan ini didasari dengan keprihatinan kelompoknya saat melihat permasalahan yang terjadi di Desa Kanoman dalam hal pengelolaan sampah.

Menurutnya, sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat membuat volume sampah tinggi dan menimbulkan pencemaran lingkungan, serta masalah kesehatan.

Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan sejumlah solusi inovatif yakni budidaya maggot dan rocket stove untuk warga Desa Kanoman sebagai upaya dalam mengatasi permasalahan di desa tersebut.

“Iya kegiatan ini juga hasil dari musyawarah desa beserta Mahasiswa KKN Unpi Cianjur, mengenai upaya pengelolaan sampah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Untuk budidaya maggot, sambungnya, menjadi salah satu solusi inovatif yang diberikan pada Desa Kanoman agar mampu mengurai sampah organik hingga membantu para peternak ikan lele untuk menekan biaya pengeluaran pengadaan pakan.

IMG 20250808 WA0013

“Budidaya maggot ini mampu mengurai sampah seperti bekas sayuran, buah-buahan dan lain-lain menjadi produk bernilai ekonomis, seperti pakan ternak. Apalagi melihat potensi peternak ikan lele di Desa Kanoman ini yang lumayan banyak,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menghadirkan rocket stove sebagai alat alternatif untuk pembakaran sampah rumah tangga yang efisien dan minim asap.

“Dengan adanya sebuah solusi alternatif ini diharapkan dapat menjadikan langkah strategis dalam mengurangi polusi udara serta meningkatan kebersihan lingkungan,” paparnya.

IMG 20250808 WA0017

Reza menuturkan, kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya teknik pembuatan alat alternatif tersebut, guna mengatasi permasalahan yang kerap terjadi di Desa Kanoman.

“Kami berharap masyarakat mampu memahami, mempraktikkan dan mengembangkan kedua inovasi tersebut demi terciptanya desa yang mandiri, bersih, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris Desa Kanoman, Agus mengaku sangat mengapresiasi program kerja yang dilaksanakan Mahasiswa KKN Unpi Cianjur ini.

Menurutnya, solusi inovatif budidaya maggot ini sangat bermanfaat karena selain dapat mengurai sampah, inovasi ini juga dapat membantu meningkatkan perekonomian terutama bagi para peternak lele, karena dapat menekan angka biaya pakan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berhasil sesuai dengan harapan, karena tidak menutup kemungkinan dengan adanya solusi ini dapat bermunculan peternak lele lainnya di desa ini, sehingga Desa Kanoman dapat menyuplai ikan lele terbesar dan akan menjadi ikon tersendiri dan dapat dijadikan produk unggulan desa,” imbuhnya.

Tak hanya itu, ia mengaku, situasi dan kondisi sampah di Desa Kanoman saat ini merupakan permasalahan yang sangat besar dan harus segera diatasi.

Maka dari itu, ia sangat menyambut baik inovatif yang dihadirkan Mahasiswa KKN Unpi Cianjur yakni alat rocket stove atau pembakaran sampah juga menjadi solusi dalam masalah tersebut.

“Alat ini mungkin ke depannya akan mengatasi dan mengurangi permasalahan sampah di desa ini,” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya mengucapkan rasa bersyukurnya atas kegiatan yang dilakukan Mahasiswa KKN Unpi Cianjur ini dan juga berkomitmen untuk mengimplementasikan gagasan tersebut kepada masing-masing RT di Desa Kanoman.

“Terima kasih kepada KKN UNPI Cianjur yang telah melaksanakan program kerjanya di Desa Kanoman, yang mana program/kegiatan tersebut tidak dapat atau belum dilaksanakan oleh pemerintah desa kami dan tentunya ini sangat membantu,” pungkasnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *