BERITACIANJUR.COM – Pasca-ricuh demo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengundang sejumlah elemen masyarakat untuk beraudiensi di Pendopo Cianjur, Senin (1/9/2025).
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan agenda dalam audiensi tersebut membahas kondisi Cianjur yang sempat ricuh saat aksi unjuk rasa berlangsung beberapa waktu lalu.
“Iya kami hari ini mengundang seluruh elemen masyarakat, dimulai dari ormas, organisasi keagamaan, organisasi sosial, termasuk juga forkopimda, kita membicarakan mengenai kondisi Cianjur terutama mengenai hal yang saat ini tengah ramai,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, dikabarkan besok (2/9/2025) akan ada aksi unjuk rasa. Namun pihaknya bersama sejumlah elemen masyarakat telah sepakat untuk mengawal agar aksi akan berlangsung damai.
Ia menilai, audiensi tadi bertujuan agar kondisi di Cianjur bisa tetap kondusif dan aman. “Seperti yang dilihat sekarang, teman-teman dari elemen masyarakat hari ini menyatakan aksi damai. Mereka akan menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan, bahkan aksi damai juga sudah dideklarasikan dan berharap bisa berjalan,” ungkapnya.
Wahyu menegaskan, kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Cianjur pada Sabtu (30/8/2025) lalu terjadi diakibatkan adanya oknum yang sengaja memprovokasi agar kericuhan itu terwujud.
Sebab itu, sambung dia, dengan adanya agenda audiensi bersama seluruh elemen masyarakat, provokator atau kericuhan yang bisa saja kembali terulang dapat terhindar.
“Jika melihat peristiwa kemarin, mungkin ada beberapa hal yang disayangkan karena ada oknum yang membuat kericuhan terjadi. Kalau orang Cianjurnya sendiri itu berkomitmen akan damai, bahkan terlihat yang datang hari ini aja orang Cianjur itu menginginkan aksi damai,” paparnya.
Wahyu menambahkan, hasil dari audiensi tersebut juga menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat yang akan kembali menggelar aksi unjuk rasa, memastikan berjalan dengan damai dan menghindari hal yang dapat membuat kericuhan.
“Dari teman-teman tadi menyampaikan memang kemungkinan akan ada aksi besok, namun kita sangat mengapresiasi sekali bahkan barusan mereka mengatakan akan melakukan aksi secara damai, dan mereka akan melakukan sweeping ke kelompok mereka sendiri, untuk mencegah penyusup yang masuk saat aksi unjuk rasa berlangsung,” pungkasnya.(gil)







