BERITACIANJUR.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) At-Taubah Lapas Kelas II B Kabupaten Cianjur menggelar prosesi kenaikan dan kelulusan bagi 59 warga binaan di Hotel Gino Feruci, Kamis (28/6/2024).
Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Tomi Elyus mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan semangat para narapidana dalam mengenyam pendidikan meskipun dengan kondisi penuh keterbatasan.
“Dengan segala kekurangan dan tantangan di dalam Lapas, warga binaan masih menunjukan semangat untuk bisa mengenyam pendidikan,” ujar Tomi, Kamis (27/6/2024).
Ia menuturkan, kegiatan tersebut juga merupakan momentum untuk mengukur keberhasilan kegiatan pembinaan intelektual di Lapas Kelas II B Cianjur yang mengusung dua metode kelas pembelajaran.
“Iya, ada dua metode yaitu kelas Dapodik dan Nondapodik yang terdiri dari Keaksaraan Fungsional (KF), Paket A, Paket B, Paket C, dan Life Skill bagi warga binaan yang telah menyelesaikan pendidikan sampai jenjang SMA pada saat di luar,” tuturnya.
Ke depannya, lanjut Tomi, PKBM di Lapas Cianjur akan membuka pendaftaran atau penerimaan siswa baru bagi para warga binaan untuk melanjutkan pendidikan.
“PKBM At-Taubah Lapas Cianjur tahun ajaran 2024-2025 akan segera membuka pendaftaran. Harapannya agar semakin banyak warga binaan yang bisa menyelesaikan pendidikan meskipun sempat ditunda,” ungkapnya.
Sementara itu, Penilik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Endang Munajat mengatakan, kegiatan PKBM di Lapas Cianjur akan terus berlanjut, karena terdapat potensi pengembangan pendidikan bidang kemasyarakatan di dalamnya.
“Kegiatan PKBM agar berlanjut dan semakin berkesinambungan. Sehingga warga binaan di Lapas Cianjur setelah kembali ke masyarakat, mereka mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dalam pola pembelajarannya pun dilakukan dengan tatap muka yang dilaksanakan empat kali dalam seminggu dengan fokus pembelajaran pada bidang peningkatan keterampilan.
“Kegiatan akan terus dilaksanakan secara berjenjang dan bertahap, dengan harapan kegiatan PKBM sebagai kegiatan pendukung kegiatan peningkatan intelektual bagi warga binaan,” tutupnya.(gil/gap)





