BERITACIANJUR.COM – Polisi telah mengantongi identitas gerombolan bermotor yang membacok pria di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur.
Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Minggu (18/1/2026) lalu. Kala itu, korban bernama Lucky Irawan (21) mengalami luka parah di bagian tangan dan pinggang.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan terungkapnya identitas pelaku tersebut berkat penyelidikan yang dilakukan tim Satreskrim Polres Cianjur dan Polsek Sukaluyu selama beberapa hari.
“Iya kami sudah mengantongi pelaku yang menyerang korban hingga mengalami luka serius,“ ujarnya, Minggu (25/1/2026).
Ia menegaskan, secepatnya seluruh pelaku akan ditangkap sehingga motif penyerangan yang dilakukan para pelaku terungkap. “Saat ini tim sedang mencari pelaku dan secepatnya seluruh pelaku akan kami tangkap,“ tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra, menerangkan pihaknya masih memburu para pelaku penyerang pria di Sukaluyu.
“Keberadaan pelaku satu per satu masih kami cari tahu. Seluruh pelaku akan segera kami tangkap,“ pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda, Lucky Irawan (21) menjadi korban pembacokan gerombolan bermotor saat melintas di Jalan Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Minggu (18/1/2026) dini hari.
Kejadian tersebut terjadi saat korban hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Akibat kejadian itu, korban mendapatkan luka parah di bagian tangan dan pinggang karena terkena sabetan celurit dan golok.
“Awalnya saya beli rokok ke warung sekitar pukul 04.00 Wib. Sebelum pulang, di jalan saya melihat teman saya berteduh, akhirnya saya juga ikut berteduh. Setelah sedikit reda, saya baru jalan pulang,“ ujarnya saat ditemui di IGD RSUD Sayang Cianjur, Minggu (18/1/2026)
Saat berjalan kaki bersama temannya, sambung dia, tiba-tiba muncul gerombolan bermotor yang langsung menyerang dirinya bersama temannya. Menurutnya, gerombolan bermotor tersebut membawa senjata tajam.
“Jumlahnya ada empat motor, tapi tiap motornya ada yang boncengan dua dan tiga. Mereka datang dari arah Sukaluyu menuju Tungturunan. Setelah dekat mereka langsung menyerang saya, teman saya selamat, saya yang kena bacok,“ jelasnya.
Lucky menyebutkan, satu pelaku mengarahkan golok ke arah wajah, namun ia tangkis menggunakan tangan. Sedangkan pelaku lainnya yang menggunakan celurit, menyerang ke bagian pinggang hingga perut.
“Setelah saya luka parah, mereka masih tetap mengejat. Akhirnya saya berlari dan teriak minta tolong. Para pelaku kabur setelah banyak warga yang berdatangan,“ ungkapnya.
Akibat penyerangan tersebut, Lucky mengaku mengalami luka serius di bagian tangan dan pinggangnya. Bahkan ia mengungkapkan, jari manisnya sudah tidak bisa berfungsi lagi akibat uratnya terputus terkena sabetan senjata tajam.
“Soal pelaku, saya tidak kenal mereka, dua teman saya juga tidak kenal. Jadi kemungkinannya, mereka menyerang secara acak atau menyerang siapa saja yang bertemu di jalan,“ ucapnya.(gil)










