BERITACIANJUR.COM – Ledakan tabung gas LPG (liquified petroleum gas) 3 kilogram menyebabkan sebuah rumah di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, terbakar, Senin (23/2/2026). Akibatnya, satu keluarga mengalami luka bakar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, satu keluarga yang berjumlah 4 orang tersebut mengalami luka bakar saat hendak memadamkan api yang timbul akibat ledakan gas yang tengah digunakan untuk memasak hidangan buka puasa.
“Iya benar tadi kami dapat laporan kebakaran rumah milik warga sekitar pukul 16.22 Wib. Kebakaran dipicu akibat ledakan gas LPG,“ ujar Kepala Unit Wilayah Managemen Kebakaran (WMK), Pos 1 Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, Jaenal Abidin saat dihubungi beritacianjur.com.
Ia menyebutkan, peristiwa tersebut menyebabkan 4 orang mengalami luka bakar dan hingga saat ini para korban masih dirawat di RSUD Sayang Cianjur.
“Menurut informasi dari para petugas di lapangan, kemungkinan saat ini para korban masih dirawat,” ungkapnya.
Saat proses penanganan, sambung dia, pihaknya telah menurunkan dua unit damkar dan 8 personel. Api berhasil ditaklukkan dengan memakan waktu selama 40 menit.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.27 Wib, dan waktu pemadaman tadi sekitar selama 40 menit,” tuturnya.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, menjelaskan ketika awal api muncul akibat gas LPG 3 kilogram yang diduga bocor saat dipakai memasak untuk persiapan buka puasa, lalu memicu ledakan hingga membakar bangunan rumah.
“Jadi kemungkinan awalnya gas LPG yang sedang nyala dipakai masak itu bocor, lalu timbul ledakan dan membakar rumah korban,” jelasnya.
Saat terjadi ledakan yang memicu awal kebakaran, lanjutnya, para korban berupaya untuk memadamkan api dengan menyiram menggunakan air, namun nahas 4 korban tersebut malah terkena sembaran api.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, para korban terkena luka bakar saat mencoba memadamkan api yang muncul setelah ada ledakan dari gas LPG. Saat ini para korban masih ditangani secara medis,” pungkasnya.(gil)





