BERITACIANJUR.COM – Dalam rangka mendukung pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur sebar posko kemanusiaan di lima titik strategis.
Adapun lima titik tersebut yakni di Markas PMI Cianjur, kawasan Tugu Lampu Gentur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, Klinik PMI di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, dan Jalur Cianjur-Sindangbarang.
Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri mengatakan, posko tersebut disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan hingga layanan ambulans gratis bagi pemudik.
“Setiap posko kami tempatkan sekitar lima sampai sepuluh relawan yang bertugas memberikan pelayanan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi pemudik dan penanganan awal jika terjadi kecelakaan,” ujar Fikri, Kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan, lima posko kemanusiaan tersebut sudah beroperasi sejak H-7 hingga H+7 Lebaran dengan sistem piket yang melibatkan relawan, staf, hingga pengurus PMI.
Bahkan, lanjutnya, dalam beberapa hari terakhir, relawan di posko Jalan Raya Bandung-Cianjur telah menangani dua kasus kecelakaan tunggal yang melibatkan pemudik.
“Dari penanganan tersebut, satu korban sempat dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” terangnya.
Selain pelayanan kesehatan dan penanganan kecelakaan, sambung Fikri, PMI Cianjur pun masih menjalankan misi kemanusiaan lainnya selama libur Lebaran, salah satunya adalah pendistribusian bantuan bagi korban bencana alam maupun kebakaran.
“Jumlah relawan dapat ditambah sesuai kebutuhan, terutama saat puncak arus mudik dan balik. PMI juga menyiagakan personel di sejumlah destinasi wisata, mulai wilayah utara hingga selatan Cianjur,” paparnya.
“Kami juga menempatkan relawan di destinasi wisata selama libur panjang, sesuai permintaan, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Ia menuturkan, PMI Cianjur juga sudah menyiapkan tim khusus berisi sekitar lima relawan yang siaga untuk penanganan cepat jika terjadi bencana atau kecelakaan, khususnya di kawasan wisata air.
“Tim ini disiapkan untuk merespons cepat jika terjadi kejadian darurat selama libur Lebaran 2026,” pungkasnya.(gap)







