BERITACIANJUR.COM – Sebuah video menampilkan aksi warga Kampung Bayur, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur yang menanam padi dan menebar ikan di kubangan jalan rusak.
Dalam video berdurasi 37 detik itu terlihat, sejumlah anak-anak kecil bertanya kepada dua orang perempuan dan satu orang laki-laki dewasa yang tengah melancar aksi kritikan atau sindiran untuk pemerintah desa setempat.
“Nuju naon? (Lagi apa, red),“ tanya sang bocah yang disambut dengan jawaban ketiga warga yang tengah aksi. “Nuju nandur sareng melak lauk (Lagi menanam padi dan menebar lauk, red),“ jawabnya.
Menanggapi hal itu, Camat Sukaluyu Saripudin mengatakan, aksi warga tersebut merupakan konten yang dibuat warga, dengan tujuan agar pemerintah desa setempat melek dan bisa segera memperbaiki jalan rusak di wilayahnya.
“Jadi berdasarkan keterangan kades yang menanyakan langsung kepada pembuat video, itu konten yang bertujuan ingin ada atensi dari pemerintah desa agar segera memperbaiki jalan rusak menggunakan dana desa,“ sebutnya.
Terkait kerusakan jalan, Saripudin menilai diduga akibat seringnya dilintasi pengangkit pasir dan batu dari aktivitas galian C yang ada di wilayahnya.
“Di wilayah ini memang masih ada penambangan pasir dan batu. Mungkin dari situ yang menjadi penyebab jalan rusak,“ tutupnya.(gil)







