BERITACIANJUR.COM – Dalam upaya merevitalisasi Lapang Badak Putih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur akan menggaet pihak ketiga untuk urusan pemeliharaan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Cianjur, Dera Firman Fachruzi. Menurutnya, perencanaan pemeliharaan dengan pihak ketiga tersebut sudah didiskusikan dengan Bupati Cianjur dan mendapat sambutan positif.
“Mempertimbangkan wacana ini, kami langsung mendiskusikan kepada pimpinan daerah terkait Lapang Badak Putih untuk dipihakketigakan. Alhamdulillah disambut positif,” ujar Dera kepada wartawan, Jumat (15/8/2025).
Namun, lanjutnya, untuk melakukan hal tersebut perlu mempelajari beberapa kajian terlebih dahulu terkait konsep dan seluruh teknis perencanaannya.
“Dalam hal ini jangan sampai kita salah langkah, karena untuk menggaet pihak ketiga itu perlu kajian. Kita harus melihat kajian-kajiannya dulu seperti apa, seperti tahapan dan segala macamnya,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, perencanaan tersebut perlu juga didiskusikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cianjur, termasuk sejumlah organisasi terkait.
“Jadi diskusi dengan organisasi dan teman-teman dewan juga sangat perlu dilakukan. Kita harus meminta saran terkait usulan ini,” tuturnya.
Apabila memang sudah ada persetujuan dengan semua pihak, sambungnya, langkah selanjutnya adalah melakulan observasi di sejumlah daerah guna mempelajari proses tahapannya.
“Jika semua sudah terkondisikan, kami akan mengajak beberapa pihak terutama dewan untuk melakukan observasi ke sejumlah daerah yang memang sudah mempihak ketigakan. Kita bisa lihat bagaimana konsep dan rencananya seperti apa,” paparnya.
Dera mengungkapkan, peningkatan pemeliharaan Lapang Badak Putih dengan menggaet pihak ketiga kemungkinan menjadi langkah yang tepat saat ini.
“Yang pasti kami mempunyai keinginan besar untuk peningkatan pemeliharaan, dan mungkin satu-satunya cara saat ini hanya dipihakketigakan, karena pemeliharaan membutuhkan biaya yang sangat besar,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga menargetkan bahwa penataan rumput-rumput dan fasilitas di Lapang Badak Putih akan segera ditata jauh lebih baik dari pada kondisi saat ini.
“Targetnya seperti di Stadion Si Jalak Harupat lah, namun itu kan stadion. Sementara ini (Badak Putih) masih lapang, jadi memang sangat perlu biaya besar dan harus dikaji terlebih dahulu,” pungkasnya.(gil/gap)







