BERITACIANJUR.COM – Setelah beberapa kali mangkir dari panggilan polisi, oknum guru ngaji yang diduga mencabuli sembilan murid perempuannya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Cianjur.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menyebutkan hingga AMJ ditetapkan sebagai tersangka, tercatat ada sembilan gadis yang menjadi korban dan sudah dimintai keterangan.
“Jumlah yang melapor baru ada sembilan orang, tapi kemungkinan korban lebih banyak,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Menurutnya, dari pemanggilannya sebagai saksi hingga pemeriksaan sebagai tersangka, AMJ beberapa kali mangkir.
“Alasannya mangkir karena sakit dan juga ada keluarganya yang sakit. Selain saat pemanggilan pertama sebagai tersangka beberapa hari lalu, setelah ditetapkan tersangka juga tidak hadir,” jelasnya.
Setelah beberapa kali mangkir, sambung dia, akhirnya tersangka memenuhi pemanggilan sebagai tersangka pada Kamis (14/8/2025) sore dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif.
“Sekarang tersangka sudah ditahan. Pihak tersangka kabarnya akan mengajukan penangguhan. Kita akan pertimbangkan apakah dikabulkan atau tidak. Itu hak, tapi prosedur harus ditempuh,” ungkapnya.
Tono menambahkan, atas perbuatannya tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.
“AMJ dijerat dengan pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, oknum guru ngaji di wilayah Pacet, Kabupaten Cianjur viral karena diduga mencabuli sejumlah murid perempuannya sejak 2015 lalu.
Kasus tersebut baru terungkap setelah ada salah seorang korban yang berani melaporkan perbuatan pelaku.
Menurut pengakuan korban yang enggan disebutkan namanya, pelaku kerap melancarkan aksinya dengan modus pengobatan alternatif dan kebatinan.
“Saya awalnya ngaji di tempatnya, karena memang guru ngaji. Tapi kemudian sering kali nanya ada yang kerasa atau tidak. Ya saya jelasin aja suka sesak karena memang saya ada penyakit lambung,” ujar korban, Selasa (13/5/2025) lalu.(gil)







