Tingkatkan Mutu Pelayanan, UTD PMI Cianjur Jalani Akreditasi Menuju Paripurna

BERITACIANJUR.COM – Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cianjur menjadi salah satu dari 7 UTD di Indonesia yang mengikuti proses akreditasi.

Kegiatan ini berlokasi di Jalan Dr. Muwardi, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/3/2024).

Kegiatan ini diawali dengan sambutan antusias dari Ketua UTD PMI Cianjur, Dr. Susilawati dan Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri dengan menyerahkan topi dan karangan bunga kepada tim superior akreditasi sebagai bentuk penyambutan.

Sambutan antusias ini juga diikuti dengan tarian yel-yel akreditasi oleh semua karyawan di UTD PMI Cianjur.

Kepala UTD PMI Kabupaten Cianjur, Dr Susilawati mengatakan, terkait akreditasi ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan kelayakan standar untuk pengumpulan stok darah di Kabupaten Cianjur. Bahkan tidak hanya ditargetkan di daerah saja, tapi dapat menyumbang ke wilayah lain yang minim stok darah.

“Dari 208 UTD di Indonesia, sudah sebanyak 7 UTD yang mengikuti akreditasi. Dan pada hari ini, Cianjur menjadi UTD ke-5 yang sudah melaksanakan akreditasi, dan khusus di Jabar baru ada dua yang melaksanakan akreditasi, salah satunya Cianjur,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, UTD PMI di Kabupaten Cianjur itu sebelumnya merupakan madya, belum mengikuti akreditasi, hingga sekarang ia berharap dapat meraih paripurna untuk kualitas mutu pelayanan yang sesuai dengan standar.

“Dengan sudah terakreditasi berarti pelayanan kami sudah layak dan memenuhi standarisasi,” tuturnya.

Proses akreditasi ini, sambung Susilawati, pihaknya harus menyiapkan data-data yang diperlukan dan dikumpulkan untuk kelengkapannya.

Selain itu, UTD PMI Cianjur melakukan pendaftaran akreditasi pada Februari 2024 dengan LPA Laprida dan mendapatkan jadwal survei akreditasi pada Maret 2024.

“Setelah ini, nantinya kita akan optimalkan lagi pelayanan. Kami yakin pasti bisa, karena setelah akreditasi, tentunya akan semakin dipercaya oleh masyarakat dan diharapkan juga menambah pendonor disetiap bulannya,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri menambahkan, meskipun sebelumnya UTD PMI Cianjur ini hanya kelas madya, dan hanya UTD kecil tapi berani untuk mengajukan akreditasi.

“Saya sangat mendukung bahkan mendorong UTD PMI Cianjur untuk mengikuti dan melaksanakan akreditasi. Untuk ke depannya akan ditingkatkan lagi pelayanannya agar semakin prima,” tutupnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *