BERITACIANJUR.COM – Universitas Putra Indonesia (Unpi) Cianjur memperkenalkan aplikasi ZIS (Zakat, Infak dan Sedekah) di Masjid Arrahman Protanmas, Cianjur, sebagai solusi modern dalam pengelolaan tabungan qurban dan zakat.
Proyek tersebut didanai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), yang mendukung inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Aplikasi ini mempermudah jamaah mengakses informasi, memantau saldo, dan menerima notifikasi program masjid, sehingga meningkatkan transparansi dan partisipasi.
Aplikasi ZIS ini diperkenalkan sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan zakat dan tabungan qurban yang selama ini masih kerap dihadapkan pada kendala transparansi, efisiensi, dan komunikasi antara pihak masjid dan jamaah. Dengan menggunakan aplikasi ini, proses administrasi dan penyaluran dana menjadi lebih transparan, aman dan terjangkau oleh masyarakat luas.
Salah satu perwakilan tim peneliti Unpi Cianjur, Pupu Jamilah. S.Sos.M.I.Kom mengatakan, aplikasi ZIS memiliki fitur yang dirancang secara intuitif untuk memudahkan pengguna.
“Aplikasi ini memungkinkan jemaah untuk mengakses informasi tabungan qurban dan zakat kapan saja dan di mana saja, memantau saldo, serta mendapatkan notifikasi terkait program-program yang dikelola oleh masjid,” ujar dia, Senin (4/11/2024).
Bersama dengan dua peniliti lainnya yakni Iis Kartini, SE.MM dan Muhammad Adi Kuncoro, UNPI menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan teknologi dan pengabdian masyarakat untuk mendukung praktik ibadah yang lebih modern dan inklusif. Dengan harapan besar, model pemanfaatan aplikasi ZIS di Masjid Arrahman Protanmas Cianjur dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di Indonesia untuk mengikuti jejak yang sama, demi mengoptimalkan manfaat dana zakat dan tabungan qurban bagi kesejahteraan umat.
“Inovasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah proses administrasi zakat dan qurban, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya memanfaatkan teknologi untuk memajukan komunikasi dan interaksi sosial berbasis nilai-nilai religious,” kata Pupu.
Ketua DKM Masjid Arrahman Ustadz Dedi mengungkapkan, aplikasi ini telah membantu memperkuat komunikasi dengan jemaah. Iaberharap, langkah ini menjadi model bagi masjid lain dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan ibadah yang lebih efektif dan inklusif.
Masjid Arrahman Protanmas Cianjur yang dipilih sebagai lokasi percontohan, telah merasakan dampak positif dari penerapan aplikasi ini. Dedi mengungkapkan antusiasme jemaah meningkat berkat adanya transparansi dan kemudahan akses informasi yang dihadirkan.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini. Komunikasi dengan jemaah kini lebih terstruktur, dan partisipasi dalam program tabungan qurban meningkat signifikan,” tutupnya.(red)







