Badan Anggaran DPRD Sorori Kemandirian Fiskal APBD Cianjur yang Masih Bergantung Dana Transfer Pemerintah Pusat

BERITACIANJUR.COM – Kemandirian fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Cianjur yang dinilai masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat, disorot Badan Anggaran DPRD Cianjur.

“Pemkab Cianjur harus terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),“ ujar Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Cianjur, M. Isnaeni, usai Rapat Paripurna Laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cianjur atas Raperda Perubahan APBD Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2025, Senin (4/8/2025).

Isnaeni menyebutkan, hal yang paling utama adalah soal kemandirian APBD Cianjur yang selama ini masih bergantung dengan dana transfer dari pusat, alias masih belum mandiri secara maksimal.

Dari hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Cianjur dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Cianjur, terungkap total pendapatan daerah sebesar Rp4,84 triliun meliputi PAD Rp1,15 triliun dan pendapatan transfer Rp3,69 triliun.

“Dari angka tersebut, artinya kita belum bisa membiayai sendiri pembangunan secara optimal. Jadi, kemandirian fiskal yang dimaksud sama dengan kemampuan daerah dalam meningkatkan PAD,“ tegas anggota DPRD Cianjur Fraksi Golkar tersebut.

Untuk bisa meningkatkan PAD, sambung dia, maka Pemkab Cianjur harus menggenjot organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil untuk melakukan inovasi dan memiliki kreativitas dalam peningkatan PAD.

Untuk tahun anggaran mendatang, Isnaeni menilai, kebijakan fiskal daerah harus semakin diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Jadi alokasi anggaran perlu diprioritaskan untuk sektor-sektor prorakyat, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, perlindungan sosial, serta infrastruktur dasar yang merata dan berkualitas,” katanya.

Tak hanya itu, Badan Anggaran DPRD Cianjur juga menyoroti belanja pegawai yang masih tinggi, d imana dalam ringkasan struktur Perubahan APBD TA 2025 mencapai Rp1,83 triliun.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Mochammad Wahyu Ferdian, mengatakan hal yang paling utama dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2025 meliputi 3 hal, yakni infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. “Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan menjadi fokus utama kami,“ pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *