Bupati Cianjur Disebut Bohong Lagi soal Audiensi, Massa Aksi Masih Dirikan Tenda di Depan Pendopo

BERITACIANJUR.COM – BUPATI Cianjur, Herman Suherman disebut tak menepati janjinya untuk beraudiensi dengan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat. Hingga saat ini, massa masih menunggu di depan Pendopo Cianjur dengan mendirikan tenda dan posko pengaduan gempa Cianjur.

Salah satu koordinator aksi, Galih Widyaswara mengatakan, pada Rabu (26/1/2023) malam pihaknya diiformasikan oleh pihak perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan aparat penegak hukum bahwa bupati berkenan audiensi dengan perwakilan massa aksi pada Kamis (27/1/2023) pukul 09.00 Wib.

“Hingga sekarang janji tersebut tidak jelas. Bupati lagi-lagi bohong alias tak menepati janjinya. Ini bukan janji yang pertama kalinya, dan lagi-lagi tak ditepati. Kami sepakat untuk terus berada di sekitar Pendopo Cianjur hingga aksi selanjutnya digelar lagi,” ujarnya kepada beritacianjur.com, Kamis (27/1/2023).

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sementara itu, koordinator aksi lainnya, Deni Sunarya mengungkapkan, kebohongan tersebut semakin memperkuat dugan sejumlah penyelewengan dalam penanganan gempa Cianjur, sekaligus menunjukkan sosok pemimpin yang tidak dekat dengan rakyatnya.

“Kalau memang penanganan di Cianjur ini tidak bermasalah, kenapa bupatinya tidak mau menemui massa aksi? Jika berkali-kali tidak mau menemui kami, itu memperkuat dugaan adanya masalah serius. Saat audiensi kemarin dengan BNPB dan Bank Mandiri pun kami langsung balik kanan, karena percuma kalau dari BNPB bilang komandonya ada di bupati tapi bupatinya tak hadir,” tegasnya.

Sebelumnya, perwakilan dari BPNB menegaskan, pada audiensi dengan massa aksi Rabu (25/1/2023), pihaknya hanya bisa menjelaskan tentang petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penanganan gempa Cianjur, pasalnya komandonya berada di tangan Bupati Cianjur.(gie)

 

Baca Juga  Jangan Hanya RSDH, CRC Minta Forkopimda Soroti RSUD dan Faskes Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *