BERITACIANJUR.COM – Tim Satlantas Polres Cianjur sigap melakukan penanganan peristiwa pohon tumbang yang terjadi di dua lokasi sekaligus, hingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di Jalur Puncak, Rabu (5/2/2025).
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto mengatakan, pohon tumbang terjadi di dua desa di Kecamatan Cugenang yakni Desa Cijedil dan Cibeureum.
“Iya terkait pohon tumbang memang terjadi di dua titik, yang pertama di Desa Cijedil, lalu di Cibeureum,” ujar Hardian.
Menurutnya, di lokasi pertama pohon tumbang yang terjadi di Desa Cijedil itu berawal dari laporan masyarakat, bahwa arus lalin mengalami kepadatan akibat material pohon tumbang yang menutupi badan jalan.
“Alhamdulillah setelah mendapatkan laporan, kami dari Satlantas Polres Cianjur langsung mendatangi TKP dengan membawa sinso atau alat gergaji mesin untuk melakukan evakuasi,” imbuhnya.
Hardian menuturkan, para petugas yang dibantu oleh warga setempat selama dalam proses pembersihan sisa material kayu dari pohon tumbang, yang sempat menutupi kedua jalur membuat arus lalin mengalami kemacetan, akhirnya dapat ditangani dengan cepat oleh jajaran Satlantas Polres Cianjur.
“Penanganan terkait pohon tumbang tersebut, kita laksanakan pembersihan bersama warga estimasi, 10 hingga 15 menit yang semula dua jalur tertutup, Alhamdulillah kini dua arus tersebut sudah dapat dilalui,” tuturnya.
Kemudian, setelah melakukan evakuasi di titik pertama, lanjutnya, hanya berselang beberapa menit saja, kejadian pohon tumbang kembali terjadi di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur.
Namun, di titik tersebut pohon tumbang menimpa sebuah angkot jurusan Cianjur-Cipanas yang terparkir di bahu jalan, tepatnya di Jalan Raya Cibeureum.
“Jadi saat kami melakukan penanganan di titik pertama, ternyata ada TKP kedua yang mengalami hal serupa yaitu pohon tumbang yang masih terjadi di Kecamatan Cugenang,” paparnya.
Dengan melakukan hal yang serupa, sambung dia, pihaknya menyiapkan alat gergaji mesin untuk mengevakuasi bongkahan pohon yang menutupi jalur tersebut.
Hal itu dilakukan tentunya untuk mengatasi kemacetan di jalur tersebut, lantaran saat kejadian kedua jalur tertutup material pohon tumbang, sehingga sempat tidak dapat dilalui dengan normal.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat melintasi area yang penuh dengan pohon-pohon besar. Mengingat, cuaca ekstrem yang kerap melanda Cianjur juga dapat memicu pohon tumbang kembali terjadi.
“Kami pihak kepolisian sangat mengimbau kepada warga agar waspada dengan cuaca ekstrem terutama angin kencang. Lebih baik menghindari lokasi-lokasi yang penuh dengan pohon besar, karena dikhawatirkan akan tertimpa pohon tumbang,” pungkasnya.(gil/gap)







