Duh! Gedung Creative Center Cianjur Terbengkalai, Malah Jadi Tempat Gelandangan hingga ODGJ

BERITACIANJUR.COM – Gedung Cianjur Creative Center (CCC) yang berlokasi di Jalan Mangunsarkoro No.165, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur sudah terbengkalai selama lebih dari 3 tahun.

Padahal, pembangunan gedung tersebut menggunakan anggaran yang tak sedikit, yakni sebesar Rp12 miliar.

Gedung berlantai tiga itu malah dijadikan tempat tinggal gelandangan hingga Orang dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ).

Hal tersebut terlihat jelas saat berkunjung ke lantai 2 gedung. Ada ODGJ yang tengah terlelap tidur dan tampak juga kardus-kardus yang digunakan gelandangan untuk beristirahat.

Tak hanya itu, di bagian depan bangunan terlihat ada coretan berwarna merah, yang merupakan hasil vandalisme.

Di bagian halaman utama gedung itu juga tampak kendaraan yang terparkir. Namun begitu, tapi itu bukan kendaraan milik penghuni gedung, melainkan milik warga sekitar.

Area halaman parkir gedung juga nampak digunakan sebagai tempat para pedagang kaki lima menyimpang gerobak jualannya.

Terpisah, salah seorang warga sekitar, Egi Sugiharto (34) mengatakan, sejak selesai dibangun, memang tidak ada aktivitas mencolok di gedung tersebut.

“Beberapa kali terlihat ada yang sedang berkumpul. Tapi kalau aktivitas rutin tidak ada. Bahkan saya juga bingung ini teh gedung apa, besar tapi jarang dipakai,” ujar, Selasa (19/3/2024).

Menurutnya, gedung tersebut dipakai membuat banyak gelandangan dan ODGJ menjadikan kawasan gedung tersebut sebagai tempat beristirahat.

“Jadi diisinya oleh gelandangan dan ODGJ untuk tidur. Halaman parkirnya malah jadi dipakai oleh warga sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) 2 Setda Cianjur, Budi Rahayu Toyib,
mengatakan, jika Gedung CCC mulai dibangun pada 2021 dengan menggunakan anggaran bantuan provinsi (banprov) kurang lebih sebesar Rp12 miliar.

“Kalau tidak salah tidak sampai Rp13 miliar karena ada pengurangan-pengurangan. Dulu pengerjaannya dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan di Gedung CCC akan dilakukan oleh Dewan Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang akan dikukuhkan oleh Bupati Cianjur Herman Suherman.

“Pak Bupati akan mengukuhkan Dewan Ekraf. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pengelolaan Gedung CCC akan diserahkan pada Dewan Ekraf tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, jika gedung CCC tersebut turut terdampak gempa pada November 2022 lalu. Menurut dia masih ada beberapa bagian gedung yang belum diperbaiki.

“Ada kerusakan sedikit-sedikit dan belum diperbaiki. Dulu sudah mau diresmikan, tapi keburu kena bencana alam. Tapi sebenarnya tidak perlu peresmian, langsung saja berjalan kegiatannya,” bebernya.

Herman mengaku akan segera memeriksa Gedung CCC. “Dalam waktu dekat saya akan datang ke sana (gedung CCC),” tutupnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *