BERITACIANJUR.COM – Seorang siswi berinisial N (16) menangis histeris karena mengira sepeda motornya yang terparkir di sebuah kedai yang lokasinya berada di pinggir Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jalan Siliwangi, hilang, Jumat (17/7/2026).
Belakangan terungkap ternyata motor Yamaha X-Ride miliknya itu bukan hilang, melainkan tertukar dengan motor milik pelajar lainnya yang terparkir di lokasi yang sama.
Warga sekitar, Muhammad Rafi (23), membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut diketahui saat N hendak pulang ke rumahnya usai asyik nongkrong di kedai bersama temannya.
“Jadi memang awalnya tuh N ini tidak menduga motornya hilang, N sadar motornya tidak ada di parkiran tuh ketika dia mau pulang,” ujar Rafi kepada beritacianjur.com.
Akibatnya, sambung dia, N pun langsung menangis histeris karena panik motornya sempat diduga menjadi korban pencurian. “Iya tadi N karena mungkin panik mengira motornya dicuri jadinya langsung nangis histeris,” ungkapnya.
Rafi yang juga tengah berada di lokasi kejadian bersama N, langsung mencoba menenangkannya hingga membantu memastikan keberadaan motor N bersama sejumlah tukang parkir kedai.
“Karena N menangis jadinya saya sama pegawai parkir di sini menenangkan dia yang nangis sambil berupaya mencari keberadaan motornya yang hilang,” ungkapnya.
Setelah upaya pencarian yang memakan waktu hampir 1 jam, lanjut Rafi, N pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Namun, alih-alih melaporkan dugaan pencurian sepeda motor, tak lama kemudian motor N akhirnya ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian. Alhasil rencana pelaporan kepada pihak kepolisian pun dibatalkan.
“Tadi tuh sudah hampir mau ngelaporin ke polisi karena sudah dicari tidak ketemu, tapi ketika dicek ke lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian ternyata motor korban ada terparkir di sebuah cafe di Jalan Siliwangi Cianjur,” paparnya.
Rafi menjelaskan, motor N ternyata digunakan oleh salah seorang siswa yang sepeda motornya sama dengan motor milik N, serta posisinya terparkir di tempat yang sama. Setelah menyadari motornya tertukar, pemilik motor tersebut langsung mengembalikan motornya ke lokasi kejadian.
“Jadi waktu mau hampir melaporkan ke polisi, tiba-tiba pemilik motor yang membawa motor N menyadari bahwa motornya tertukar dengan motor N. Kondisi motor milik N kontak kuncinya jebol, jadi bisa mudah digunakan oleh pelajar lain yang memiliki motor yang sama seperti milik N,” terangnya.
Menurut Rafi, peristiwa hilangnya motor seorang siswi yang menangis histeris tersebut sempat membuat heboh pengunjung lainnya, namun setelah motor N ditemukan suasana seketika berubah menjadi hal jenaka alias menjadi momen lucu.
“Tadi sempat tegang ketika korban nangis, tapi pas motornya ketemu hampir semua orang malah menjadi bercanda dan bahkan N juga sempat tertawa dan senang karena motornya tidak hilang,” pungkasnya.(gil)










