Hoaks! Informasi Adopsi Bayi di RSUD Sayang Cianjur yang Viral di Media Sosial

BERITACIANJUR.COM – SEBUAH foto yang menyebutkan tentang ‘Adopsi Bayi di RSUD Cianjur’ viral di media sosial, terutama di aplikasi FB dan WA, membuat resah masyarakat.

Pasalnya, dalam keterangan foto tersebut tertulis jika bayi dalam gambar merupakan korban gempa bumi yang ditinggal meninggal dunia oleh ibunya.

“Yang mau adopsi bayi silahkan datang ke RS Sayang Cianjur, ibunya meninggal terkena gempa,” tulis keterangan foto.

Menanggapi hal tersebut, Managemen RSUD Sayang Cianjur melalui akun Instagram dan Facebooknya memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax.

“Kami sampaikan bahwa berita/informasi tersebut tidak benar. Kami tidak mengeluarkan atau membuat edaran pengadopsian bayi korban terdampak gempa,” tulis akun Instagram rsudsayang.someah, dikutip Kamis (24/11/2022).

Masih berdasarkan keterangan akun, semua bayi/anak pada foto tersebut adalah bayi dalam perawatan dan sudah dibawa/dipulangkan oleh masing-masing keluarganya.

“Harap mengutamakan tabayun/kroscek pada setiap berita/informasi yang kita dapatkan saat situasi Tanggap Darurat Gempa, agar tidak menimbulkan tindakan menyesatkan serta merugikan semua pihak. Terima kasih,” lanjut keterangan tersebut.

Mengutip akun Instagram visitcianjur, sejumlah warganet pun turut mengomentari berita hoax tersebut dengan berbagai reaksi.

“Pas dapat broadcast ini langsung cari info karena bener-bener mau banget buat adopsi. Tapi pas tau hoax, jadi kesel sama yang nyebarin info palsu itu,” ungkap akun bambita2910.

“Jahat banget ini yang ngasih caption ortunya meninggal. Heh, lo tuh sama aja ngedoain orang lain meninggal. Trs ya, walau misalnya ortunya udh ga ada, pasti keluarga terdekat yang lbh berhak ngurus. Klo ga ada sama sekali baru urusan dinsos. Masa ia bayi diobral kaya dagangan,” ucap akun veyyo.

“Pastikan bener atau engga. Jangan apa-apa sebar mau berita baik atau engga,” tulis akun raeputrii.(gap)

Baca Juga  CRC Laporkan Dugaan Korupsi Ratusan Miliar Rupiah di Dinkes Cianjur ke Kejati Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.