BERITACIANJUR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur masih menelusuri sumber suara ledakan dan cahaya merah yang sempat membuat panik warga Kecamatan Pacet dan Cipanas.
Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) untuk menelusuri sumber ledakan dan kilauan cahaya yang terjadi pada Senin (5/1/2026) malam.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG dan BBTNGGP untuk menelusuri sumber fenomena tersebut, karena fenomena itu sempat membuat panik warga kemarin malam,” ujar Iwan saat dihubungi beritacianjur.com, Selasa (6/1/2025).
Namun berdasarkan keterangan BMKG, sambung dia, tidak ditemukan adanya fenomena alam atau bencana seperti gempa bumi dan aktivitas petir di wilayah tersebut.
“Jadi setelah kami berkomunikasi, BMKG menyampaikan tidak ada sama sekali aktivitas bencana alam, seperti gempa dan petir atau kilat saat tadi malam di wilayah itu. Pernyataan itu juga sama diungkapkan oleh pihak Gunung Gede, katanya tidak ditemukan aktivitas alam,” ungkapnya.
Meski harus tetap waspada, Iwan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik sampai pihaknya berhasil mengungkap fakta di balik fenomena misterius tersebut.
“Kami tegaskan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Saat ini kami masih belum mengetahui penyebab pasti fenomena itu, namun tetap akan kami tindak lanjuti untuk mengungkapknya,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menyampaikan berdasarkan data BMKG bahwa di wilayah tersebut tidak ditemukan adanya aktivitas alam pada malam kemarin.
“Dilihat dari data BMKG Bandung tidak ada aktivitas gempa dan petir yang tercatat di daerah tersebut,” ucapnya.
Ia menilai fenomena yang terjadi berpotensi dipicu oleh aktivitas manusia. “Fenomena itu bisa diakibatkan dari aktivitas manusia karena berdasarkan data kami jelas tidak ada aktivitas alam,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kecamatan Pacet dan Cipanas berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara ledakan dan melihat cahaya merah di langit Cianjur utara, Senin (5/1/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wib.
Hingga saat ini, sumber dentuman dan cahaya tersebut masih misterius. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur masih menelusurinya.
“Saat ini kami sedang mencari informasi terkait sumber dentuman dan cahayanya dari mana. Meski harus waspada, kami imbau warga tetap tenang dan tidak panik,“ ujar Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi.
Warga Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Cianjur, Febriyanti (16), membenarkan adanya suara ledakan keras dan cahaya berwarna merah tersebut. Menurutnya, fenomena tersebut membuat warga khawatir.
“Saat ada dentuman, saya sedang berada di dalam rumah. Setelah ada ledakan, lalu terlihat di jendela ada cahaya kemerahan. Karena belum tahu itu cahaya dan ledakan atau dentuman apa, kami jadi khawatir,“ ungkapnya.
Hal yang sama dialami warga Kecamatan Cipanas, Wildan Fadilah (20). Menurutnya, setelah terdengar suara dentuman keras, tak lama kemudian sejumlah warga melihat adanya cahaya berwarna merah di langit wilayah Cipanas.
“Kebetulan saat kejadian saya dan keluarga sedang berada di teras. Suara dentumannya terdengar jelas, lalu cahaya kemerahan juga terlihat jelas,“ kata Wildan.
Karena merasa panik dan khawatir terjadi sesuatu, sambung dia, sejumlah warga langsung berhamburan keluar rumah.
“Saat kejadian warga langsung keluar rumah karena panik. Mungkin sekitar setengah jam kami berada di luar rumah untuk siaga. Setelah merasa aman, akhirnya semuanya kembali ke rumah masing-masing,“ pungkasnya.(gil)










