Kadisdikpora: Cianjur Terindikasi Jadi Salah Satu Wilayah yang Marak Terjadinya Tawuran Pelajar

BERITACIANJUR.COM – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Ruhli Solehudin menyebutkan, Cianjur terindikasi menjadi salah satu wilayah yang marak terjadinya tawuran antar pelajar dan kenakalam remaja lainnya.

Ia menilai, program pembinaan terhadap siswa nakal yang akan dikirim ke barak militer, dapat menjadi senjata pamungkas untuk mengatasi kondisi tersebut.

“Jadi nanti siswa-siswa yang nakal akan segera dikirim ke barak TNI. Kita yakin, mudah-mudahan dengan adanya program ini dapat teratasi, minimal dapat mengurangi kenakalan-kenakalan remaja di lingkungan para peserta didik khususnya di Cianjur,” ujarnya, Jumat (2/5/2025).

Terkait pelaksanaannya, Ruhli memaparkan, para peserta didik yang nakal akan langsung dijemput dan diantarkan ke barak militer, untuk segera diberikan pembinaan budi pekerti dan kedisiplinan oleh petugas khusus yang disiapkan TNI.

Ia menegaskan, untuk sementara, pihaknya akan mengarah kepada peserta didik yang dimulai dari jenjang SMP dan SMA/SMK sebagai kategori dalam pelaksanaan program tersebut.

“Misalkan nanti kalau ada yang terlihat terlibat tawuran atau kenakalan lainnya, akan segera kami jemput dan akan dibina sesuai arahan minimal selama 1 bulan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pekan depan, program pembinaan terhadap siswa nakal yang akan dikirim ke barak militer bakal diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan Kodim 0608 Cianjur.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Ruhli Solehudin mengatakan, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari program yang digencarkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Untuk mempersiapkan program pembinaan militer yang direncanakan diberlakukan pekan depan, Ruhli mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kodim 0608 Cianjur.

“Mudah-mudahan minggu depan sesuai harapan, kita akan memonitor, membuat planning dengan kolaborasi, untuk meningkatkan karakter budi pekerti terhadap para siswa. Tentunya ini arahan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi,” ujar Ruhli, Jumat (2/5/2025).

Dengan dijalankannya program tersebut, sambung dia, kenakalan remaja yang mengakar pada peserta didik khususnya di Kabupaten Cianjur, dapat dicegah atau bahkan dihilangkan dan diganti dengan hal yang jauh lebih baik.

“Iya semoga dengan adanya program ini dapat berdampak menjadi kualitas yang baik terhadap para peserta didik kita,” sebutnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *