BERITACIANJUR.COM – Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk rutin melakukan donor darah.
Hal tersebut menyusul kebutuhan darah di Kabupaten Cianjur pada 2026 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Buat teman-teman Gen-Z dan Milenial yang sudah cukup umurnya, yang pola hidupnya sehat, mulai dari sekarang ayo kita rutinin 3 bulan sekali donor darah,” ujar Ramzi, Rabu (11/2/2026).
Ramzi juga menerangkan, selain baik bagi kesehatan, donor darah juga sangat bermanfaat untuk menolong masyarakat yang tengah membutuhkan.
“Sekali lagi saya katakan, manfaat ketika darah kita diberikan ke saudara-saudara kita itu sudah tidak perlu diperjelas lagi, sudah sangat bermanfaat. Buat kita yang mendonorkan darah juga itu betul-betul bermanfaat untuk kesehatan,” jelasnya.
Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri mengatakan, tren rata-rata kebutuhan labu darah di Kabupaten Cianjur setiap bulannya berada di angka 1.800 labu darah.
Saat ini, lanjutnya, PMI Cianjur sudah mengumpulkan sebanyak 18.600 labu darah untuk kebutuhan selama satu tahun ke depan.
“Untuk kebutuhan kita itu rata-rata per bulan 1.800 labu darah dan untuk kebutuhan satu tahun ini, kita baru mengumpulkan sekitar 18.600 labu darah untuk kebutuhan 6 rumah sakit di Cianjur,” papar Fikri.
Namun, lanjutnya, berdasarkan laporan dari Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Cianjur, untuk di tahun ini saja kebutuhan labu darah di 6 rumah sakit mencapai 2.000-2.100 labu darah per bulan. Artinya, target kebutuhan labu darah di tahun ini meningkat menjadi sekitar 20.000 lebih labu darah.
“Kebutuhan dari 6 rumah sakit ini terus meningkat, dan tercatat di tahun ini saja saya dapat laporan dari UTD Cianjur ini sudah sampai di angka 2.000 hingga 2.100 labu darah. Itu semua juga untuk kebutuhan di 6 rumah sakit,” ungkap Fikri.
Ia pun terus berupaya agar bisa memenuhi kebutuhan labu darah di tahun ini dengan melakukan donor darah massal di sejumlah daerah baik di dalam maupun luar Cianjur.
“Akhirnya kita kembali dengan pakai gaya lama, yaitu dengan memanfaatkan jejaring PMI yang ada di seluruh daerah di Indonesia. Kita lakukan donor darah massal di beberapa titik, mulai dari Jakarta, Banten, Tanggerang, Depok, hingga Bekasi, untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tandasnya.(gil/gap)





