Keseruan ‘Kaulinan Budak’ di Acara Nanggala Festival

BERITACIANJUR.COM – Di saat anak-anak zaman now lebih fokus bermain gadget, Pemerintah Desa Nanggala Mekar, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, mencoba melestarikan dan mengenalkan “kaulinan budak” alias permainan tradisional kepada warganya.

Kepala Desa Nanggala Mekar, Hilman, menerangkan acara tersebut tersaji dalam acara Nanggala Festival yang dihelat dalam rangka Hari‍ Jadi Desa Nanggala Mekar.

“Perayaan ini sudah tahun keempat. Kaulinan budak kita tonjolkan agar bisa kembali digemari anak-anak. Diharapkan, budaya tiap sore anak-anak ada di buruan imah (halaman imah) main permainan tradisional, kembali hidup,“ ujarnya kepada beritacianjur.com, Senin (1/9/2025).

Acara “Kaulinan Budak” juga digelar sebagai upaya untuk pengenalan budaya kepada generasi muda, sebagai perwujudan dari kearifan lokal yang diturunkan kepada masyarakat secaran turun temurun.

Tak hanya “Kaulinan Budak”, Hilman memaparkan, perayaan Hari Jadi Desa Nanggala Mekar sudah dimulai pada 1 Juli dan puncaknya 31 Agustus 2025.

“Jadi selain kaulinan budak ini, ada juga acara fashion show, karaoke, calung, kendang pencak, kuda lumping serta karnaval helaran budaya. Semua talent-nya memberdayakan potensi yang ada di desa kami. Selain masyarakat, kita juga mengundang pakar-pakar permainan tradisional,“ pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *