BERITACIANJUR.COM – Jumlah korban jiwa tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di jalur Puncak di dekat jembatan Cikundul, Kampung Bojong Gunteng, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jumat (21/6/2026) malam bertambah menjadi empat orang.
Sebelumnya, polisi menyebut dua korban meninggal dunia. Namun setelah pendataan lanjutan di RSUD Cimacan, jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang, sementara delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Utama RSUD Cimacan, dr Cok Gd Agung Dharma Putra, mengatakan dari empat orang yang meninggal dunia, tiga di antaranya merupakan warga asal Lampung dan 1 orang lainnya warga Cianjur.
“Sebanyak 3 orang meninggal dunia sebelum tiba di IGD, sementara 1 orang meninggal dunia saat penanganan medis,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).
Ia menyebutkan, saat ini semua korban meninggal dunia masih berada di kamar mayat. “Korban yang meninggal itu dua orang berjenis kelamin laki-laki, dua orang lainnya perempuan,” ungkapnya.
Terkait delapan korban yang mengalami luka-luka, ia menyebutkan lima orang mengalami luka berat dan 3 orang lainnya luka ringan.
“Dari 5 korban yang mengalami luka berat saat ini masih dalam pemantauan intesif dari tim medis, dan rencananya akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi karena kondisi luka yang serius,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di jalur Puncak di dekat jembatan Cikundul, Kampung Bojong Gunteng, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 18.40 Wib.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk boks, dua mini bus, dan dua sepeda motor itu menyebabkan dua orang meninggal dunia dan sembilan korban lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan seluruh korban sudah dievakuasi tim gabungan ke RSUD Cimacan.
“Berdasarkan data sementara, pengemudi Toyota Avanza dan satu penumpangnya meninggal dunia. Korban lainnya berjumlah sembilan orang mengalami luka-luka. Kami masih melakukan pendataan lanjutan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kecelakaan maut tersebut bermula ketika truk boks Isuzu yang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur melintasi turunan panjang.
“Saat berada di turunan panjang, truk boks yang mengangkut barang menabrak sejumlah kendaraan dari arah berlawanan, antara lain mobil Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, dan dua sepeda motor,” terangnya.(gil)










