Mengungkap Mata Air Cikahuripan di Gunung Padang: Tak Pernah Habis dan Dianggap Suci, Ini Penjelasan Peneliti

BERITACIANJUR.COM – Keberadaan sumber mata air Cikahuripan yang berada di bawah ratusan tangga menuju teras Situs Megalitikum Gunung Padang, menjadi salah satu keunikan dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan pengunjung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mata air Cikahuripan ini disebut tak pernah habis dan dipercaya masyarakat serta pengunjung sebagai tempat untuk menyucikan diri sebelum masuk ke situs yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur.

Secara arkeologi, Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan sumber mata air Cikahuripan berasal dari dua aliran sungai yang berada tepat di bawah permukaan tanah, yang mengapit bangunan struktur situs.

“Jadi ada aliran sungai jauh di bawah permukaan lapisan tanah, yang mengapit Situs Gunung Padang dari arah kanan dan kiri. Keberadaan sumber mata air Cikahuripan ini memang unik ya karena katanya sampai saat ini sumber airnya tidak pernah habis,” ungkap Ali kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Untuk mengungkap keajaibannya, pihaknya akan mengundang ahli hidrologi untuk meneliti keberadaan sumber mata air tersebut, pada saat proses pelaksanaan pemugaraan dan penelitian lanjutan.

Menurutnya, penelitian terhadap sumber mata air Cikahuripan ini juga berfungsi agar menjaga sumber air tetap mengalir, guna menghindari potensi kekeringan yang dikhawatirkan akan membuat kekeringan pada situs.

“Tentunya nanti akan kita cek ya, karena jangan sampai situs ini kering. Kita harus jaga sumber airnya karena kalau kering nanti situsnya akan retak-retak atau istilahnya ambyar. Makanya nanti akan kita cek dan teliti oleh ahli hidrologi langsung,” pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *