Nilai Susi Layak Jadi Ketua Yayasan, Alumni Unsur Tanggapi soal Kekhawatiran Politisasi

BERITACIANJUR.COM – Sekretaris Alumni Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur sekaligus pengamat hukum, Oden Muharam Junaedi, buka suara terkait adanya pernyataan dari beberapa pihak soal kekhawatiran adanya politisasi di Kampus Unsur Cianjur, menyusul dilantiknya Susilawati sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Suryakancana Cianjur periode 2023-2028, Senin (3/7/2023).

Menurutnya hal tersebut sangat wajar dan tidak masalah. Hanya saja, sambung dia, perlu diingat bahwa sejak zaman orde baru hingga masa reformasi saat ini, Unsur selalu diisi dengan para tokoh atau pejabat dari partai politik. Dari mulai Golkar, Demokrat, Nasdem hingga PDIP.

“Saya sebagai alumni tahu, dari dulu juga sama, di Unsur itu pejabatnya dari partai politik. Kebetulan sekarang yayasannya diketuai Bu Susi yang juga seorang politisi. Tapi beliau itu alumni Unsur dengan predikat cumlaude. Bahkan pengurus yayasannya juga banyak dari alumni. Jadi, persoalan adanya pemikiran politisasi itu wajar dan tidak masalah, karena kalau secara hukum itu ada yurisprudensinya, tidak usah diragukan lagi,” ujarnya kepada wartawan, Senin (3/7/2023).

Ia menegaskan, setiap kemenangan politik pastilah ada di situ. Ia mengaku tidak pernah memprotes atau menilai bahwa Unsur dipolitisasi, karena ia pun berharap kampus tidak dijadikan alat politik praktis alias kampus harus tetap netral.

“Karena sekarang ketuanya Bu Susi, gak akan mungkin ada merahnisasi, Bu Susi itu intelek, dia S2 di Unpad. Artinya, saya yakin Bu Susi paham mana berbicara politik praktis mana berbicara akademis. Dia akan lebih bisa menempatkan dengan profesional,” katanya.

Saat ditanya kelayakan, Oden menegaskan sosok Susi sudah tidak diragukan lagi. Apalagi, sambung dia, yayasan memerlukan sosok yang bisa bermitra dengan pemerintah daerah karena terkait dengan anggaran yang bisa menunjang pendidikan.

Baca Juga  Mulai Bulan Ini, Kartu Keluarga Dibuat dari Kertas HVS A4

“Saya berharap Bu Susi bisa mengelola bagaimana pendidikan yang demokratis, artinya pendidikan yang tidak mahal. Lalu Fakultas Hukum Unsur itu salah satu fakultas yang kita anggap lebih baik karena statusnya sudah disamakan sama dengan Unpad dan sebagainya, artinya Bu Susi harus bisa agar fakultas lainnya juga diciptakan lebih baik lagi,” harapnya.

Oden mengaku, dalam kepengurusan yayasan yang dikomandoi Susi sekarang ini banyak diisi dengan kaum muda yang akan terus bergerak memajukan almamater. Ia meyakini di tangan Susi Unsur bisa lebih maju.

“Yakin ke depan akan lebih baik, karena saya berharap lulusan Unsur nanti lebih memiliki integritas yang bagus. Perubahan-perubahan ke depan baik dari kurikulum, pembangunan monumental kampus dan sebagainya masih perlu diselesaikan. Apalagi terkait keuangan-keuangan kampus, misalnya kepentingan pembangunan, pemberian beasiswa kepada masyarakat yang tidak mampu, itu sangat penting. Saya juga berharap yayasan bisa menjadi tolok ukur kemajuan daripada almamater kita sendiri,” tutupnya.(gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *