BERITACIANJUR.COM – Pasca-bencana longsor dan pergerakan tanah melanda Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Cianjur, beberapa waktu lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur melaksanakan program penanaman ratusan bibit pohon untuk memulihkan ekosistem lingkungan.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan program penanaman pohon tersebut sudah berjalan sejak sebanyak 200 bibit pohon resmi diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur kepada BPBD, dengan tujuan untuk memulihkan kembali ekosistem lingkungan.
“Iya jadi kami diberi bibit pohon keras jenis wahyuni sebanyak 100 pohon dan 100 pohon buah-buahan dari DLH Cianjur, untuk memulihkan ekosistem lingkungan di Desa Cibokor usai dilanda bencana longsor dan pergeseran beberapa waktu lalu tepatnya pada 22 April 2026, ” ujar Asep saat dihubungi beritacianjur.com, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, program tersebut juga merupakan bentuk mitigasi bencana jangka panjang di area restorasi yang terdampak, serta mencegah risiko bencana longsor dan pergerakan tanah di masa depan.
“Karena jenis pohonnya juga jenis tanaman keras atau akar pohon yang kuat, sehingga dapat mencegah bencana serupa terulang kembali,” imbuhnya.
Asep menambahkan, secara teknis penanaman ratusan bibit pohon tersebut saat ini belum menyeluruh alias masih berjalan. Penanaman akan terus dilakukan dengan bantuan DLH Cianjur agar ekosistem lingkungan di wilayah terdampak bencana dapat pulih dengan cepat.
“Tentunya program ini juga dibantu oleh DLH Cianjur, dan saat ini masih berjalan serta akan terus dilakukan penanaman bibit agar dapat segera memulihkan ekosistem lingkungan,” pungkasnya.(gil)










