BERITACIANJUR.COM – Setelah melakukan penanaman bibit pohon di wilayah terdampak bencana longsor dan pergeseran tanah, yakni di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur berencana untuk menerapkan program tersebut sebagai kegiatan rutin.
Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat. Menurutnya, rencana program penanaman bibit pohon akan segera direalisasikan dengan melakukan kajian terlebih dahulu dengan sejumlah instansi terkait.
“Untuk ke depannya, kami akan segera menerapkan program penanaman pohon di sejumlah wilayah terdampak bencana dengan melibatkan beberapa dinas terkait untuk merealisasikannya,” ujar Asep saat dihubungi beritacianjur.com, Selasa (19/5/2026).
Merujuk pada hal tersebut, pihaknya saat ini tengah menjalankan program penanaman bibit pohon di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Cianjur, dengan menanam sebanyak 100 pohon dengan jenis tanaman keras untuk mencegah risiko bencana longsor, serta menanam 100 pohon buah-buahan.
“Saat ini program ini masih berjalan di Desa Cibokor, dan untuk ke depannya InsyaAllah akan kami terapkan juga di semua wilayah yang terdampak bencana,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk memulihkan kembali ekosistem lingkungan di sejumlah wilayah yang terdampak bencana. Selain itu, lanjut Asep, program dirancang untuk mengantisipasi risiko bencana di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.
“Program ini masih harus kami kaji dengan pihak terkait terutama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur. Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat mengantisipasi bencana yang mengancam di masa depan,” pungkasnya.(gil)







